Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 2 Juli 2026 ditutup bertahan pada zona hijau ke posisi 5.744,55 atau menguat 0,87 persen dari level 5.695,11.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 219 saham terkoreksi, 395 saham menguat, dan 169 saham tetap tidak berubah.
Selanjutnya, sebanyak 20,50 miliar saham diperdagangkan dengan 1,51 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp11,14 triliun.
Baca juga: Jaga Stabilitas Harga, Allo Bank Siapkan Rp200 Miliar untuk Buyback Saham
Pada penutupan IHSG hari ini, seluruh indeks dalam negeri juga bergerak menguat, dengan LQ45 naik 1,57 persen ke 565,49, IDX30 meningkat 1,56 persen jadi 320,50, JII menguat 0,96 persen menjadi 338,22, dan Sri-Kehati naik 1,61 persen ke 279,47.
Tidak hanya itu, mayoritas sektor juga bergerak positif. Rinciannya, sektor industrial naik 2,97 persen, sektor transportasi melesat 2,22 persen, sektor bahan baku meningkat 2,16 persen, sektor siklikal naik 1,78 persen, dan sektor properti menguat 1,04 persen.
Selanjutnya, sektor teknologi meningkat 0,81 persen, sektor keuangan naik 0,72 persen, sektor energi menguat 0,13 persen, dan sektor infrastruktur meningkat 0,03 persen.
Sementara sektor sisanya melemah, yakni sektor kesehatan terkoreksi 0,47 persen dan sektor non-siklikal turun 0,32 persen.
Baca juga: OJK Tegaskan Tak Ada Ruang Manipulasi Saham, Finfluencer Diminta Patuh Aturan
Saham Top Gainers dan Losers
Sederet saham menjadi top gainers dalam perdagangan IHSG hari ini antaranya adalah PT Bank Ganesha Tbk (BGTG), PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT).
Sedangkan saham top losers adalah PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), dan PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). (*)
Editor: Galih Pratama


