Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 3,46 persen ke level 6.370,67 pada perdagangan 19 Mei 2026, dengan nilai transaksi Rp25,80 triliun
- Hampir seluruh sektor terkoreksi, dipimpin bahan baku, energi, dan transportasi. Hanya sektor kesehatan yang menguat 0,55 persen
- Saham top gainers yakni PT Sarana Mitra Luas Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026 belum mampu bangkit. Terpantau IHSG masih ditutup bertahan pada zona merah ke posisi 6.370,67 atau mengalami pelemahan sebanyak 3,46 persen dari level 6.599,24.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 612 saham terkoreksi, 112 saham menguat, dan 94 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 46,07 miliar saham diperdagangkan dengan 2,80 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp25,80 triliun.
Baca juga: Bos Danantara Sebut Saham Bank Himbara Masih Menarik, Yield Lampaui 10 Persen
Selanjutnya, seluruh indeks dalam negeri juga masih bergerak melemah. Rinciannya, dengan LQ45 -2,50 persen ke 634,82, IDX30 -2,07 persen jadi 361,49, JII -4,31 persen menjadi 410,15, dan Sri-Kehati -1,32 persen ke 316,34.
Lalu, hanya terdapat satu sektor yang bergerak menguat pada hari ini, yakni sektor kesehatan yang naik 0,55 persen.
Sementara, 10 sektor lainnya terpantau masih bergerak melemah, dengan sektor bahan baku -7,30 persen, sektor energi -6,94 persen, sektor transportasi -6,58 persen, sektor industrial -4,54 persen, dan sektor infrastruktur -4,13 persen.
Selanjutnya, sektor siklikal -3,34 persen, sektor non-siklikal -2,64 persen, sektor keuangan -2,07 persen, sektor properti -1,88 persen, dan sektor teknologi -0,74 persen.
Baca juga: Pemegang Saham Restui UUS, Begini Strategi Buana Finance Ekspansi Bisnis Syariah
Top Gainers dan Losers
Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL), PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS), dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).
Sedangkan saham top losers adalah PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), dan PT Triputro Agro Persada Tbk (TAPG).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA). (*)
Editor: Galih Pratama


