Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Jakarta – CGS International Sekuritas Indonesia melihat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal hari ini (2/7) diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.805-6.860 dan resistance 6970-7.025,” tulis manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 2 Juli 2025.
Manajemen CGS menjelaskan ada sejumlah sentimen negatif yang memengaruhi pergerakan pasar saham hari ini. Dua di antaranya adalah melemahnya mayoritas indeks di bursa Wall Street dan aksi jual investor yang terus berlangsung.
Baca juga: Mayoritas Saham Indeks INFOBANK15 Menguat Pekan Ini, Berikut Rinciannya
Di sisi lain, naiknya beberapa komoditas seperti emas, batubara, dan minyak mentah, berpeluang menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Untuk perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), PT Mayora Indahh Tbk (MYOR), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA).
Baca juga: Induk Usaha CFX Mau IPO, Tawarkan Saham Rp100-Rp105 per Lembar
Ada juga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
Sebelumnya, pada perdagangan pasar saham kemarin (1/7), IHSG kembali ditutup merah ke posisi 6.915,36 dari dibuka pada level 6.927,67 atau merosot 0,18 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More