Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,61 persen ke level 6.948 pada perdagangan pagi, Selasa (12/5).
- Sentimen positif berasal dari penguatan Wall Street dan kenaikan harga komoditas.
- CGS merekomendasikan saham ASII, AALI, PTBA, JPFA, TINS, dan WIIM.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik dibuka di zona hijau pada perdagangan hari ini, Selasa (12/5), pukul 09.00 WIB. IHSG menguat 0,61 persen ke level 6.948,08 dari posisi sebelumnya di 6.905,62.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 555,95 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 45 ribu kali. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp215,19 miliar.
Pada awal perdagangan sebanyak 291 saham menguat, 100 saham terkoreksi, dan 246 saham stagnan.
Baca juga: IHSG Ditutup Merosot Hampir 1 Persen ke Posisi 6.905
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG hari ini bergerak variatif dengan kecenderungan menguat secara teknikal.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.785-6.845 dan resistance 6.965-7.025,” kata Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Lebih lanjut, manajemen CGS menilai penguatan indeks di bursa Wall Street, penundaan penerapan tarif royalti baru untuk mineral logam dan kenaikan harga sejumlah komoditas menjadi sentimen positif bagi pasar domestik.
Baca juga: Bahlil Tunda Tarif Royalti Tambang Tembaga hingga Emas
Namun, sikap hati-hati investor menjelang pengumuman rebalancing MSCI, aksi jual investor asing yang masih berlanjut, dan pelemahan rupiah dinilai berpotensi menjadi katalis negatif bagi IHSG.
Rekomendasi Saham Hari Ini
CGS International Sekuritas turut merekomendasikan sejumlah saham untuk hari ini, yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA).
Baca juga: IHSG Masih Rawan Melemah, 4 Saham Ini Direkomendasikan
Selain itu, saham lain yang direkomendasikan meliputi PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM). (*)
Editor: Yulian Saputra


