Poin Penting
- IHSG dibuka naik 0,60 persen ke level 6.212,31 pada perdagangan Senin (20/7).
- KISI memproyeksikan IHSG bergerak di rentang 6.100-6.200 dengan konsolidasi menguji MA 50.
- KISI merekomendasikan saham KLBF dan AGRO untuk perdagangan hari ini.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Senin (20/7) pukul 9:01 WIB menguat ke level 6.212,31 atau naik 0,60 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 6.175,53.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan hari ini, sebanyak 676,47 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 86 ribu kali. Sementara itu, total nilai transaksi tercatat sebesar Rp419,01 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 113 saham terkoreksi, 305 saham menguat, dan 262 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Baca juga: IHSG Kembali Menguat Jelang Akhir Pekan, Sektor Keuangan Melonjak 2,34 Persen
Sebelumnya, Tim Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), memproyeksikan IHSG pada hari ini bergerak di rentang 6.100-6.200.
“Kami memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 6.100-6.200 dengan konsolidasi untuk menguji MA 50 di level 6.175,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
IHSG pada perdagangan pekan lalu ditutup menguat 2,42 persen ke level 6.175,53. Penguatan tersebut dipicu oleh apresiasi rupiah yang mulai meninggalkan zona psikologis Rp18.000 per dolar AS.
Baca juga: IHSG Sepekan Menguat 4,24 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Sementara itu, Wall Street ditutup melemah sepanjang pekan lalu seiring tekanan pada sektor semikonduktor.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh peluncuran teknologi AI baru bernama Moonshot AI dari China yang dinilai berpotensi mempersempit kesenjangan dengan Anthropic dan OpenAI.
Adapun, KISI merekomendasikan sejumlah saham yang berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, antara lain:
- KLBF – Trading Buy, Entry Price: 730-760, Target Price: 790, 820 SL <700
- AGRO – Trading Buy, Entry Price: 148-152, Target Price: 158, 165 SL <141. (*)
Editor: Yulian Saputra


