Poin Penting
- IHSG menguat 4,24 persen sepanjang pekan 13-17 Juli 2026 ke level 6.175,53.
- Kapitalisasi pasar BEI naik 3,95 persen menjadi Rp10.749 triliun.
- Nilai, volume, dan frekuensi transaksi harian meningkat, sementara investor asing masih mencatat jual bersih sepanjang 2026.
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat mayoritas indikator perdagangan saham selama periode 13-17 Juli 2026 ditutup di zona positif.
Hal itu tecermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 4,24 persen menjadi 6.175,53 pada penutupan pekan ini, dari 5.924,36 pada pekan sebelumnya.
Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan kapitalisasi pasar BEI turut meningkat 3,95 persen menjadi Rp10.749 triliun, dibandingkan Rp10.340 triliun pada pekan lalu.
“Peningkatan tertinggi dialami oleh rata-rata nilai transaksi harian yaitu sebesar 36,25 persen menjadi Rp13,99 triliun dari Rp10,27 triliun pada pekan sebelumnya,” katanya dalam keterangan resmi dikutip, Minggu, 19 Juli 2026.
Baca juga: IHSG Kembali Menguat Jelang Akhir Pekan, Sektor Keuangan Melonjak 2,34 Persen
Selain nilai transaksi, rata-rata volume transaksi harian juga meningkat 27,75 persen menjadi 26,17 miliar lembar saham, dari 20,49 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Rata-rata frekuensi transaksi harian turut naik 24,60 persen menjadi 2,33 juta kali transaksi, dibandingkan 1,87 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Peningkatan tersebut menunjukkan aktivitas perdagangan di BEI kembali menggeliat seiring penguatan IHSG sepanjang pekan.
Baca juga: 216 Saham Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke Posisi 6.111
Investor Asing Masih Catat Jual Bersih
Di sisi lain, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp638,05 miliar pada perdagangan Jumat (17/7/2026).
Namun, secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp75,712 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


