Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (24/8) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat ke posisi 6.544,30 atau naik 0,29 persen dari level sebelumnya 6.525,69.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 592,47 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 57 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp282,94 miliar.
Dari sisi pergerakan saham, tercatat terdapat 99 saham terkoreksi, 309 saham menguat dan 269 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: Daftar Saham Penopang IHSG Sepekan: BYAN, BBRI, hingga BBCA
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.405-6.465 dan resistance 6.585-6.650,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 24 Agustus 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street dan naiknya harga mayoritas komoditas mineral logam, serta aksi beli investor asing diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, banyaknya saham yang dikeluarkan dari Small Cap dan Micro Cap FTSE dalam pengumuman rebalancing September berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG.
Baca juga: FTSE Russell Depak 29 Saham RI, Ini Daftarnya
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi kasih cuan, di antaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM).
Ada juga saham PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM). (*)


