Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 1,33 persen ke level 7.599,59 dengan dominasi saham naik (409 saham) dibanding yang turun (60 saham)
- Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan 782,17 juta saham ditransaksikan senilai Rp573,54 miliar dan frekuensi 69 ribu kali
- Sentimen pasar campuran: penguatan bursa Wall Street jadi katalis positif, sementara pelemahan rupiah berpotensi menekan; IHSG diproyeksi bergerak variatif cenderung menguat.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (14/4) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke posisi 7.599,59 dari level 7.500,18 atau melesat 1,33 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 782,17 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 69 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp573,54 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 60 saham terkoreksi, 409 saham menguat dan 198 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak di Rentang 7.500-7.600
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.320-7.410 dan resistance 7.590-7.680,” ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 14 April 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan menguatnya indeks di bursa Wall Street seiring adanya harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran paska pertemuan gagal diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Di sisi lain, tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpeluang menjadi sentimen negatif untuk IHSG.
Baca juga: Pasar Saham Bergejolak, Bagaimana Dampaknya ke Produk Unitlink?
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
Ada juga saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG). (*)
Editor: Galih Pratama







