Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,48 persen ke level 7.106,18 pada awal perdagangan 29 April 2026, dengan mayoritas saham berada di zona hijau meski aktivitas transaksi masih moderat
- Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak variatif cenderung melemah di kisaran 6.950–7.195, tertekan sentimen global
- CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham potensial cuan, antara lain MBMA, PGAS, ELSA, SCMA, BSDE, dan HMSP.
Jakarta – Pada pembukaan perdagangan hari ini (29/4) pukul 09.00 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka pada zona hijau ke posisi 7.106,18 dari level 7.072,39 atau menguat 0,48 persen.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 1,46 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 58 ribu kali, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp418,57 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 119 saham terkoreksi, 300 saham menguat dan 214 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diproyeksi Melemah, Analis Rekomendasikan Saham BRIS, EMAS hingga TLKM
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, memproyeksikan IHSG hari ini secara teknikal diprediksi akan bergerak variatif cenderung melemah.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.950-7.010 dan resistance 7.135-7.195,” ucap Manajemen CGS dalam risetnya di Jakarta, 29 April 2026.
Lebih lanjut, analis CGS menilai, dengan melemahnya indeks di bursa Wall Street dan berlanjutnya aksi jual investor asing diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.
Baca juga: Outflow Asing Tembus Rp2 Triliun, Ini 5 Saham Paling Banyak Dijual
Sementara itu, naiknya beberapa komoditas diperkirakan akan menjadi katalis positif untuk IHSG.
Rekomendasi Saham
Pada perdagangan hari ini CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan, di antaranya adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).
Ada juga saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP). (*)
Editor: Galih Pratama








