Poin Penting
- IHSG dibuka menguat 0,28 persen ke level 6.618,43 pada perdagangan Rabu (2/9/2026)
- CGS memproyeksikan IHSG bergerak variatif cenderung menguat, dengan support 6.470–6.535 dan resistance 6.665–6.730
- Kenaikan harga energi dan aksi beli asing menjadi sentimen positif, sementara pelemahan Wall Street berpotensi menekan pasar.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Pada pukul 09.00 WIB, IHSG berada di level 6.618,43 atau naik 0,28 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi 6.599,94.
Berdasarkan data RTI Business, sebanyak 981,62 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 80 ribu kali. Sementara itu, nilai transaksi tercatat sebesar Rp589,94 miliar.
Pergerakan saham di awal perdagangan menunjukkan 254 saham menguat, 125 saham melemah, dan 278 saham tidak mengalami perubahan.
Baca juga: DBS Indonesia Caplok 99 Persen Saham DBS Vickers, Bentuk Konglomerasi Keuangan
Sebelumnya, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG pada perdagangan hari ini bergerak variatif dengan kecenderungan menguat.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 6.470-6.535 dan resistance 6.665-6.730,” tulis analis CGS dalam risetnya di Jakarta, 2 September 2026.
Analis CGS menilai pelemahan indeks di bursa Wall Street berpotensi menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG.
Di sisi lain, kenaikan harga komoditas energi serta aksi beli investor asing diperkirakan menjadi katalis positif bagi pasar saham domestik.
Baca juga: Gara-gara Ini, BEI Tunda Implementasi Harga Minimum Saham Rp1
Rekomendasi Saham Hari Ini
Untuk perdagangan hari ini, CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).
Selain itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga masuk dalam daftar rekomendasi CGS. (*)
Editor: Galih Pratama


