Poin Penting
- IHSG ditutup melemah 0,55 persen ke level 6.220,74.
- Sebanyak 391 saham terkoreksi, sementara 288 saham menguat.
- Sektor industrial, transportasi, dan energi memimpin pelemahan indeks.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, ditutup bertahan di zona merah ke posisi 6.220,74 atau melemah 0,55 persen dari level 6.254,96.
Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 391 saham terkoreksi, 288 saham menguat, dan 137 saham tetap tidak berubah.
Sebanyak 33,88 miliar saham diperdagangkan dengan 2,37 juta kali frekuensi perpindahan tangan, dan total nilai transaksi Rp24,40 triliun.
Baca juga: IHSG Berbalik Arah pada Sesi I, Turun 0,84 Persen di Tengah Pelemahan Mayoritas Sektor
Di tengah pelemahan IHSG, mayoritas indeks domestik masih mencatatkan penguatan. Indeks LQ45 naik 0,09 persen menjadi 625,23, IDX30 menguat 0,21 persen ke level 354,94, dan Sri-Kehati meningkat 0,18 persen menjadi 306,00.
Sementara itu, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,27 persen ke posisi 376,40.
Sektor Industrial dan Transportasi Pimpin Pelemahan
Mayoritas sektor saham berakhir di zona merah. Sektor industrial mencatat pelemahan terdalam sebesar 2,52 persen, diikuti sektor transportasi yang turun 2,37 persen, sektor energi melemah 1,99 persen, dan sektor properti terkoreksi 1,57 persen.
Selain itu, sektor teknologi turun 1,02 persen, sektor bahan baku melemah 0,65 persen, dan sektor barang konsumsi siklikal terkoreksi 0,39 persen.
Baca juga: IHSG Dibuka Semringah, Menguat ke Level 6.321
Di sisi lain, beberapa sektor masih mampu mencatatkan penguatan, yakni sektor kesehatan yang naik 0,58 persen, sektor infrastruktur menguat 0,42 persen, sektor barang konsumsi non-siklikal meningkat 0,36 persen, dan sektor keuangan bertambah 0,03 persen.
KOTA, BOLA, dan RAAM jadi Top Gainers
Saham-saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi (top gainers) pada perdagangan hari ini antara lain PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), dan PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM).
Sementara itu, saham yang mengalami penurunan terbesar (top losers) adalah PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC).
Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). (*)
Editor: Yulian Saputra


