Poin Penting
- IHSG ambles 8,35 persen ke level 6.162,04 selama pekan 18-22 Mei 2026.
- Saham TPIA, DSSA, BREN, BRPT, dan AMMN menjadi pemberat utama pelemahan IHSG.
- Investor asing masih mencatat net sell Rp41,63 triliun sepanjang 2026.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan 18-22 Mei 2026 melanjutkan pelemahan dengan koreksi sebesar 8,35 persen ke level 6.162,04 dari posisi 6.723,32 pada pekan sebelumnya.
Seiring pelemahan tersebut, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga turun 10,07 persen menjadi Rp10.635 triliun dari Rp11.825 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Sepekan Ambles 8 Persen Lebih, Kapitalisasi Pasar jadi Rp10.635 Triliun
TPIA hingga AMMN jadi Pemberat IHSG
BEI mencatat lima saham yang menjadi top laggards atau pemberat utama IHSG sepanjang pekan ini.
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi penyumbang penurunan terbesar dengan kontribusi negatif 47,55 poin terhadap IHSG. Harga saham TPIA tercatat melemah 53,49 persen.
Selanjutnya, PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) menyumbang pelemahan 43,21 poin dengan penurunan harga saham sebesar 47,34 persen.
PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turut menekan IHSG sebesar 27,67 poin setelah harga sahamnya merosot 23,44 persen.
Kemudian, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyumbang pelemahan 26,72 poin dengan penurunan harga saham 22,84 persen.
Sementara itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memberikan tekanan 24,31 poin terhadap IHSG setelah sahamnya melemah 21,62 persen.
Baca juga: IHSG Ambles ke Level 6.000-an, Begini Respons Bos BEI
Nilai Transaksi Naik, Asing Masih Net Sell
Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 6,5 persen menjadi 2,37 juta kali transaksi dari 2,53 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Meski demikian, rata-rata nilai transaksi harian meningkat 15,68 persen menjadi Rp21,77 triliun dari Rp18,82 triliun pada pekan lalu.
Rata-rata volume transaksi harian juga naik 2,53 persen menjadi 36,67 miliar lembar saham dari sebelumnya 35,76 miliar lembar saham.
Baca juga: IHSG Jelang Akhir Pekan Ditutup Rebound 1,10 Persen, Dipicu Sentimen Ini
Sementara itu, investor asing pada Jumat (22/5) membukukan jual bersih atau net sell sebesar Rp309,52 miliar.
Secara kumulatif sepanjang 2026, investor asing tercatat telah melakukan jual bersih sebesar Rp41,63 triliun di pasar saham Indonesia. (*)
Editor: Yulian Saputra


