Poin Penting
- Perhutani menyalurkan bantuan pendidikan berupa 100 paket alat tulis, alat peraga edukatif, dan dana Rp11 juta untuk empat TK Tunas Rimba.
- Program bantuan pendidikan ini difokuskan pada investasi SDM, dengan menggabungkan pendidikan anak usia dini dan edukasi pelestarian lingkungan.
- YTRP mengelola 93 TK Tunas Rimba di Jawa dan Madura dengan total 3.973 siswa untuk memperluas akses pendidikan di sekitar kawasan hutan.
Jakarta – Perum Perhutani memanfaatkan momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk memperkuat investasi sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di kawasan sekitar hutan.
Langkah tersebut dilakukan melalui penyaluran bantuan pendidikan dan program edukasi lingkungan yang diharapkan dapat memberikan dampak sosial dan ekonomi berkelanjutan.
Kegiatan bertema “Menumbuhkan Cinta Menanam Sejak Anak Usia Dini” tersebut digelar di TK Tunas Rimba Bumijawa, Kabupaten Tegal, Rabu (29/7). Program ini merupakan kolaborasi antara Perhutani, Srikandi Perhutani, dan Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP).
Dalam kegiatan tersebut, Perhutani menyalurkan 100 paket Alat Tulis Sekolah (ATS), 1 paket Alat Peraga Edukatif (APE), dan bantuan pengembangan fasilitas pendidikan senilai Rp11 juta.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi TK Tunas Rimba I Kebonharjo, TK Tunas Rimba III Banyuurip Randublatung, TK Tunas Rimba II Rejuno Saradan, dan TK Tunas Rimba II Besowo Kediri.
Baca juga: Askrindo Gandeng Perhutani, Beri Asuransi Kecelakaan di 73 Wisata Alam
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua YTRP Judya Paramita bersama Ketua Srikandi Perhutani Dr. Citasari Hendrasetiafitri, Kepala Departemen TJSL Perhutani Meta Vidiani, dan Wakil Ketua YTRP Cabang Jawa Tengah Eli A. Fajar Agung Susetyo kepada siswa dan Kepala Sekolah TK Tunas Rimba Bumijawa.
Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus YTRP Cabang Divisi Regional Jawa Tengah serta sejumlah tamu undangan.
Pendidikan Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Di tempat terpisah, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum Perhutani, Sandy Mukhlisin, mengatakan bahwa investasi pada pendidikan anak usia dini merupakan bagian dari upaya perusahaan menciptakan generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran bahwa pelestarian lingkungan merupakan aset penting bagi masa depan.
“Hari ini kami menyerahkan bantuan Alat Tulis Sekolah dan Alat Peraga Edukatif kepada anak-anak TK sebagai langkah untuk mendukung terwujudnya generasi muda yang unggul,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat, 31 Juli 2026.
Baca juga: Bank Raya Hadirkan Layanan Digital untuk Karyawan dan Mitra Perhutani
Selain bantuan pendidikan, Perhutani juga mengajak para siswa mengikuti kegiatan edukasi menanam pohon sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan sejak usia dini.
“Melalui program edukatif Perhutani Mengajar yang menghadirkan pembelajaran menanam pohon bersama Srikandi Perhutani, kami berharap dapat menumbuhkan rasa cinta menanam sejak usia dini sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan, hutan, dan masa depan bumi,” imbuhnya.
Perkuat Akses Pendidikan di Sekitar Kawasan Hutan
Ketua YTRP Judya Paramita menilai sinergi berbagai pihak dalam program tersebut tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK Tunas Rimba Bumijawa, Mega, menyampaikan bahwa tambahan fasilitas pendidikan diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat sekitar untuk menyekolahkan anak-anak mereka di TK Tunas Rimba.
“Kami mewakili guru-guru dan siswa-siswi di sini mengucapkan terima kasih banyak kepada Perhutani atas bantuan yang luar biasa ini. Semoga ke depan Perhutani semakin jaya dan selalu hadir untuk masyarakat sekitar hutan, selanjutnya TK Tunas Rimba Bumijawa juga semakin sukses,” katanya.
Baca juga: Hari Anak Nasional, KSP: Kebijakan Negara Harus Libatkan Suara Anak
Sebagai informasi, Perhutani melalui Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP) mengelola 93 unit TK Tunas Rimba yang tersebar di Pulau Jawa dan Madura dengan total 3.973 siswa.
Keberadaan sekolah-sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan di kawasan sekitar hutan sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. (*)


