Gelar Run for Disabilities, BTN Perkuat Komitmen ESG Lewat Inklusivitas

Gelar Run for Disabilities, BTN Perkuat Komitmen ESG Lewat Inklusivitas

Poin Penting

  • BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan komitmen sebagai bank inklusif dengan prinsip ESG yang terintegrasi dalam bisnis, bukan sekadar CSR
  • BTN menyerahkan bantuan sarana prasarana atlet paralimpik, melibatkan 10 pelari disabilitas di BTN Jakim, serta menginisiasi penggalangan dana dari peserta lari
  • Menkes menekankan pentingnya aktivitas fisik untuk cegah penyakit, sementara Pemkot Solo dan NPC mengapresiasi peran BTN dalam memperkuat ekosistem olahraga disabilitas dan kota inklusif.

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar BTN Run for Disabilities, Run for Inclusivity dengan berlari bersama para atlit paralimpik di Stadion Manahan, Solo.

Acara tersebut dihadiri Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, Walikota Solo Respati Ardi, Direktur Risk & Management BTN Setiyo Wibowo, dan Wakil Ketua Sekjen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Rima Ferdianto.

Selain sebagai bagian dari rangkaian penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2026, kegiatan ini juga menegaskan komitmen perseroan sebagai bank yang inklusif.

Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di perseroan tidak hanya sebagai penyalur Corporate Social and Responsibility (CSR). Prinsip tersebut menjadi nilai panduan dalam proses bisnis Bank.

Baca juga: BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

“Lari adalah olahraga inklusif yang bisa dilakukan semua orang, termasuk para penyandang disabilitas. Begitu pula melalui lari, BTN berkomitmen menjadi bank yang inklusif dan hadir untuk semua, sejalan dengan prinsip ESG,” ujar Setiyo usai berlari dengan para disabilitas pada acara BTN Run for Disabilities, Run for Inclusivity di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (7/2).

Setiyo melanjutkan bentuk komitmen BTN menjadi bank yang inklusif tidak hanya melalui layanan keuangan yang bisa menjangkau semua lapisan masyarakat. Bentuk dukungan tersebut juga melalui dukungan nyata terhadap olahraga, kesehatan, dan pemberdayaan para penyandang disabilitas sesuai dengan prinsip ESG.

“Melalui Run for Disabilities, Run for Inclusivity sebagai bagian Road to BTN Jakim, kami ingin menegaskan peran BTN yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan perumahan, tetapi juga konsisten mendorong kesehatan, inklusivitas, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” kata Setiyo.

Adapun, dalam kesempatan yang sama, BTN menyerahkan bantuan untuk sarana dan prasarana pendukung atlet paralimpik. Selain itu, BTN juga akan melibatkan 10 pelari disabilitas dalam BTN Jakim dan menginisiasi penggalangan dana dari puluhan ribu peserta lari.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan kegiatan lari bersama para penyandang disabilitas diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk meningkatkan aktivitas fisik.

“Kurangnya aktivitas fisik masuk menjadi 5 besar penyebab penyakit di Indonesia. Dan lari merupakan olahraga paling inklusif, murah, dan sehat karena modalnya hanya sepatu. Teman-teman disabilitas sudah membuktikan bisa, masa kita yang sehat tidak bisa?” ujar Budi.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi inisiatif BTN yang melibatkan penyandang disabilitas secara aktif dalam ajang lari berskala nasional.

“Kami menyadari pentingnya dukungan sistem bagi atlet disabilitas, mulai dari layanan, lingkungan, hingga masa depan mereka setelah menjadi atlet. Kami berterima kasih kepada BTN karena melalui BTN Jakim, rekan-rekan disabilitas benar-benar dilibatkan. Kami berharap kegiatan ini terus membuka ruang untuk menguatkan peran kota Solo seabgai kota inklusif,” tutur Respati.

Baca juga: BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Wakil Sekertaris Jenderal NPC Indonesia Rima Febianto menilai kegiatan Run for Disabilities mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap olahraga bagi penyandang disabilitas. Dengan kegiatan seperti ini, para orang tua dengan anak penyandang disabilitas akan melihat peluang pengembangan anak-anaknya.

“Kami mengapresiasi BTN atas inisiatif dan dukungan yang sangat penting untuk membangun ekosistem olahraga bagi penyandang disabilitas yang berkelanjutan,” tutup Rima. (*)

Related Posts

News Update

Netizen +62