Poin Penting
- ANTAM dan Bank Muamalat bekerja sama memperluas distribusi Logam Mulia ANTAM.
- Pembiayaan emas Bank Muamalat mencapai Rp1,9 triliun hingga Juni 2026, tumbuh 537 persen.
- Kolaborasi mencakup pemasaran, edukasi, dan literasi investasi emas syariah.
Jakarta – PT Aneka Tambang Tbk dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk resmi menjalin kerja sama strategis dalam distribusi produk Logam Mulia ANTAM melalui skema wholesaler.
Penandatanganan kerja sama dilakukan pada Rabu (8/7) sebagai langkah memperkuat ekosistem emas nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas berbasis syariah.
Melalui kolaborasi ini, ANTAM dan Bank Muamalat akan bersinergi dalam perdagangan emas fisik Logam Mulia ANTAM melalui jaringan kantor cabang dan kanal digital Bank Muamalat.
Kedua perusahaan juga akan bekerja sama dalam program pemasaran, edukasi, dan literasi investasi emas kepada masyarakat.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, kemitraan dengan ANTAM telah terjalin sejak lama dan kini diperkuat melalui skema distribusi terbaru.
“Kami optimistis inisiatif terbaru ini akan membawa benefit bagi kedua belah pihak serta mendorong investasi emas syariah di masyarakat dengan dukungan pasokan emas berkualitas dari ANTAM,” ujarnya dikutip 9 Juli 2026.
Menurut Ricky, emas semakin dipandang sebagai instrumen investasi yang mampu menjaga nilai aset (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global dan menjadi bagian penting dalam perencanaan keuangan jangka panjang.
Baca juga: Terbaik dalam Pengalaman Nasabah, Bank Muamalat Raih Penghargaan Bergengsi
Untuk badan usaha, investasi emas juga dinilai sebagai bagian dari strategi manajemen risiko dalam memperkuat fundamental keuangan perusahaan.
“Selain itu, emas juga dapat dijadikan program investasi untuk kesejahteraan karyawan badan usaha,” jelasnya.
Pembiayaan Emas Bank Muamalat Tumbuh 537 Persen
Sejalan dengan meningkatnya minat investasi emas, pembiayaan emas Bank Muamalat melalui produk Solusi Emas Hijrah menunjukkan pertumbuhan signifikan.
Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan emas tercatat mencapai Rp1,9 triliun, atau tumbuh 537 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, total booking emas nasabah telah melampaui 1,2 ton, dengan sekitar 54 persen di antaranya merupakan emas Logam Mulia ANTAM.
“Kami berharap pembiayaan emas Bank Muamalat dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam mewujudkan berbagai tujuan keuangan sesuai prinsip syariah, antara lain untuk pelunasan haji, dana pendidikan anak, hingga perencanaan masa depan keluarga,” ungkap Ricky.
Baca juga: Transaksi QRIS Bank Muamalat Melonjak 74,87 Persen di Mei 2026
Kolaborasi Dorong Industri Emas Nasional
Direktur Komersial ANTAM Handi Sutanto menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk Logam Mulia ANTAM sekaligus memperkuat rantai pasok emas nasional.
“Kami meyakini sinergi ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, tetapi juga mendukung pengembangan industri emas nasional dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi emas sebagai instrumen yang aman dan bernilai jangka panjang,” tutup Handi. (*)


