Penanganan Korban dan Tanggung Jawab KAI dalam Kecelakaan Kereta
Sejak awal kejadian, fokus utama diarahkan pada penyelamatan dan penanganan korban. KAI memastikan seluruh korban mendapatkan layanan medis optimal dengan melibatkan berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi.
Perusahaan juga menjamin seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya.
“KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI,” kata Vice President PT KAI Anne Purba.
Baca juga: Dirut KAI Angkat Bicara soal Tumbler Penumpang yang Hilang
Selain itu, barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi telah diamankan dalam layanan lost and found, dengan pendataan dilakukan bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi.
KAI juga membuka Posko Informasi dan Posko Tanggap Darurat di Stasiun Bekasi Timur serta menyediakan layanan Contact Center 121 untuk membantu keluarga korban memperoleh informasi.
Respons Pemerintah dan Investigasi Penyebab Kecelakaan Kereta
Presiden Prabowo Subianto turun langsung meninjau korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi pada Selasa pagi. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa investigasi akan segera dilakukan.
“Kita akan segera mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” kata Prabowo.
Ia menambahkan bahwa investigasi diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa tersebut. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian.
“Tapi secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya. Kita segera akan atasi,” ujarnya.
Presiden juga memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta dukungan moril bagi keluarga yang terdampak.
Baca juga: Prabowo Naik KRL ke Tanah Abang, Resmikan Stasiun Baru dan Kasih Pesan Penting
Dampak Operasional dan Gangguan Perjalanan Kereta
Dampak kecelakaan kereta ini meluas ke operasional perjalanan kereta api. Stasiun Bekasi Timur untuk sementara tidak melayani naik dan turun penumpang.
Perjalanan KRL dibatasi hanya sampai Stasiun Bekasi, sementara jalur hilir mulai dibuka secara terbatas untuk operasional.
KAI juga membatalkan sejumlah perjalanan kereta dari dan menuju Stasiun Gambir dan Pasar Senen, termasuk KA Purwojaya, Parahyangan, Argo Muria, hingga Argo Bromo Anggrek.
Bagi penumpang yang terdampak, KAI memberikan pengembalian biaya tiket sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan.








