Jakarta – Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) bekerja sama dengan financial technology (Fintech) PT Investree Radhika Jaya (Investree) terkait pemberian Penjaminan Pembiayaan Piutang (Invoice Financing) dengan Skema Peer-to-Peer Lending.
Kolaborasi strategis ini bertujuan untuk memitigasi risiko gagal bayar serta merealisasikan manfaat hadirnya teknologi pada industri keuangan bagi para pemberi pinjaman atau lender dalam rangka memberdayakan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Acara penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan di Gedung Jamkrindo Kemayoran dan dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Jamkrindo I. Rusdonobanu, Direktur Operasional dan Jaringan Sophia Alizsa, Direktur Bisnis Penjaminan Amin Mas’udi, Direktur MSDM, Umum, dan Kepatuhan Sulis Usdoko, Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi, Chief Risk Officer Investree Amalia Safitri, dan Chief Operating Officer Investree Ade Fauzan.
Bentuk kerja sama antara kedua institusi ini adalah penjaminan atas transaksi pembiayaan piutang (invoice financing) untuk proyek atau pengadaan barang dan/atau jasa yang berada di wilayah Republik Indonesia dengan jumlah maksimal Rp2 miliar dan jangka waktu paling lama 12 bulan.
Perum Jamkrindo sendiri merupakan perusahaan penjaminan kredit terdepan di Indonesia yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Memiliki benang merah yang erat dengan Investree karena perusahaan ini mengambil fokus bisnis penjaminan kredit pada UMKM serta Koperasi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
“Penandatanganan perjanjian kerja sama Jamkrindo dengan Investree merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap perkembangan teknologi finansial, khususnya peer-to-peer lending di Indonesia. Kami menyadari bahwa teknologi finansial merupakan inovasi digital yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan sektor UMKM serta mampu memberikan dorongan finansial bagi masyarakat unbankable agar menjadi bankable di era serba modern ini,” kata Rusdonobanu di Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2017.
Selain terus mengembangkan produk penjaminan atas kredit yang disalurkan melalui teknologi finansial, Perum Jamkrindo menjadi satu-satunya Perusahaan Penjaminan Nasional yang ditunjuk untuk menjamin KUR yang bertujuan untuk mengembangkan UMKM serta Koperasi, juga sebagai Lembaga Penjaminan Sistem Resi Gudang.
Di lain pihak, Co-Founder & CEO Investree Adrian Gunadi, mengatakan, pihaknya senang dan menyambut baik kerjasama dengan perusahaan penjaminan terkemuka yaitu Perum Jamkrindo.
“Harapannya, kolaborasi ini mampu meningkatkan rasa percaya dan loyalitas masyarakat terhadap layanan teknologi finansial dan peer-to-peer lending sehingga Investree dapat leluasa mengembangkan inovasi untuk memberikan produk dan layanan terbaik dalam rangka mewujudkan inklusi keuangan yang nyata di Indonesia,” jelasnya. (*)


