News Update

Dorong Ekonomi Syariah, BI Selenggarakan ISEF 2016

Shari’a Economic Forum berfokus pada upaya pengembangan instrumen pasar keuangan syariah untuk mendukung ekonomi syariah di Indonesia, upaya peningkatan inklusi keuangan, pembahasan isu dan solusi terkait hambatan yang dihadapi di sektor komersial dan sosial di dalam lingkup ekonomi keuangan syariah, dan upaya peningkatan pemahaman pihak-pihak terkait mengenai pasar keuangan syariah.

Sementara Shari’a Fair yang berlangsung mulai tanggal 27 sampai 30 Oktober 2016 akan menampilkan kolaborasi kegiatan hasil kerjasama Bank Indonesia dengan berbagai pihak untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah antara lain dengan beberapa kementerian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Asosiasi Bank Syariah Indonesia, dan Masyarakat Ekonomi Syariah.

Keberadaan Shari’a Fair ditujukan untuk mempromosikan dan mendekatkan produk dan jasa UMKM industri kreatif dan ketahanan pangan berbasis syariah kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pertemuan antara pelaku UMKM dengan calon investor atau lembaga keuangan dan pembeli potensial, sekaligus sebagai ajang edukasi atau pelatihan untuk berbagai kegiatan terkait ekonomi syariah.

(Baca juga : Dorong Ekonomi Syariah, BI Selenggarakan ISEF 2016)

Seluruh rangkaian kegiatan ISEF 2016 diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat untuk lebih mengenal produk-produk syariah di Indonesia serta memberikan peluang kerja sama, tidak hanya di tingkat nasional namun juga internasional. (*)

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

19 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

20 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

1 day ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

1 day ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

1 day ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

1 day ago