Nasional

Dirjen Anggaran Kemenkeu jadi Tersangka, Begini Respons Ketua Komisi XI

Jakarta – Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun menyatakan bahwa penetapan Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata sebagai tersangka kasus Jiwasraya merupakan pelajaran bagi pejabat negara untuk lebih berhati-hati dalam mengemban tugas.

“Kita hormati prosesnya, dan bagi saya ini juga menjadi bagian proses yang mau tidak mau menjadi pembelajaran bagi siapa pun untuk dalam menjalankan tugas, dan melaksanakan tugas itu untuk lebih berhati-hati ke depan,” ujar Misbakhun di Komplek Parlemen DPR RI Senin, 10 Februari 2025.

Misbakhun menambahkan, bahwa Komisi XI sebagai mitra dari pemerintah tetap menghormati proses hukum yang saat ini sedang berjalan. 

Baca juga: Kasus Jiwasraya: Isa Rachmatarwata Sang Dirjen Depkeu Jadi Tersangka, Korban atau Kriminalisasi Kebijakan

“Kami di Komisi XI karena mitranya yang juga memberikan rasa mudah-mudahan beliau diberikan sabar. Ke depan ini juga menjadi sebuah kasus pembelajaran, saya sekali lagi menyampaikan menghormati proses hukumnya,” jelasnya.

Menurutnya, dengan penetapan Isa sebagai tersangka, maka Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diminta perlu segera mencari orang baru untuk mengisi posisi Dirjen Anggaran Kemenkeu.

Baca juga: Thomas Djiwandono Dilantik jadi Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio Kemenkeu

“Itu kewenangannya Menteri Keuangan. Mau tidak mau dalam rangka efektifitas pelaksanaan tugas ya mau tidak mau harus dicari penjabat sementaranya siapa,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan investasi PT Asuransi Jiwasraya pada 7 Februari 2025

Editor: Galih Pratama 

Irawati

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

8 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

9 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

10 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

10 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

11 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

11 hours ago