Jakarta – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) menetapkan Sugeng dan Rosmaya Hadi sebagai Deputi Gubernur BI Terpilih periode 2016-2021 melalui voting suara. Sugeng akan menggantikan Ronald Waas dan Rosmaya menggantikan Hendar.
Komisi XI DPR-RI menetapkan Sugeng dan Rosmaya Hadi menjadi Deputi Gubernur BI Terpilih setelah pemungutan suara tertutup yang dilakukan oleh anggota dewan. Komisi XI pada Rabu (30/11) dan Kamis ini melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan terhadap Sugeng dan Rosmaya beserta empat calon deputi lainnya.
Dalam voting suara yang dilakukan oleh seluruh anggota Komisi XI DPR-RI setelah proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and propertest), Sugeng mendapatkan 52 suara dari total 54 anggota Komisi XI, dan Rosmaya mendapat 45 suara dari total 53 anggota Komisi XI DPR RI.
“Dengan penetapan ini, besok kami akan kirim surat ke Badan Musyawarah untuk dibawa ke Sidang Paripurna,” ujar Ketua Komisi XI DPR-RI Melchias M. Mekeng di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis malam, 1 Desember 2016.
Jika sidang paripurna DPR meloloskan Sugeng dan Rosmaya, maka selanjutnya akan dilantik oleh hakim Mahkamah Agung, dan Sugeng akan menjabat sebagai Deputi Gubernur BI bidang Sistem Pembayaran, dan Rosmaya sebagai Deputi Gubernur BI bidang Logistik, Pengamanan Aset, Ekonomi Syariah dan Kawasan Regional. (Selanjutnya : Ini profil Deputi Gubernur BI Terpilih)
Sugeng yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Dewan Gubernur untuk BI Institute ini, menjanjikan empat program strategis dan formulasi terobosan untuk pembangunan ekonomi. Keempat program itu meliputi pemberdayaan ekonomi rakyat, kemandirian dan kedaulatan bangsa, revitalisasi sistem pembayaran, dan penguatan Sumber Daya Manusia serta Penelitian dan Pengembangan BI.
Sedangkan Rosmaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, menjanjikan program BI agar mampu mendorong pembangunan yang tidak semata-mata mengejar pertumbuhan ekonomi, akan tetapi harus membangun manusia Indonesia yang terdidik, tercerdaskan, mandiri dan sejahtera.
“Kemudian pemberdayaan pemuda produktif serta pemberdayaan perempuan,” ucap Rosmaya.
Selain itu, dirinya juga akan meningkatkan peran kantor perwakilan BI di daerah untuk pengendalian inflasi, pembangunan daerah terluar, tertinggal dan termiskin, perluasan peran ekonomi dan syariah, peningkatan kapasitas ekonomi, serta peningkatan inklusi keuangan melalui pemanfaatan teknologi digital. (*)


