Poin Penting
- rToken Bitget mencetak AUM sekitar USD114 juta dalam lima minggu sejak peluncuran, dengan volume trading kumulatif USD671,37 juta
- Permintaan terbesar datang dari aset teknologi dan AI, dipimpin rSPCX (23,51 persen), rCSCO (17,75 persen), dan rNVDA (13,38 persen)
- Trading rToken mulai meluas ke sektor lain seperti kendaraan listrik, penyimpanan data, perangkat lunak, dan komunikasi.
Jakarta – Produk ekuitas yang ditokenisasi milik Bitget, rToken, berhasil mencatatkan Asset Under Management (AUM) lebih dari USD100 juta hanya dalam lima minggu sejak diluncurkan. Per 6 Juli 2026, nilai AUM rToken tercatat sekitar USD114 juta.
Sejak diperkenalkan pada 2 Juni 2026, rToken membukukan volume perdagangan kumulatif sebesar USD671,37 juta. Rata-rata volume transaksi harian mencapai USD19,75 juta, dengan volume tertinggi dalam satu hari menyentuh USD56,16 juta.
“Hal ini menunjukkan bahwa pengguna memperlakukan rToken sebagai instrumen likuid untuk akses pasar, pengambilan posisi jangka pendek, dan eksposur terkait ekuitas,” ujar Bitget dalam keterangan resmi yang dikutip pada 14 Juli 2026.
Baca juga: Tren Tokenisasi Aset Meningkat, Akses Investor Ke Saham Global Makin Terbuka
Aset Teknologi dan AI Dominasi Permintaan
Berdasarkan data terbaru, rSPCX menjadi rToken terbesar berdasarkan total value locked (TVL) dengan kontribusi 23,51 persen dari total keseluruhan. Posisi berikutnya ditempati rCSCO sebesar 17,75 persen dan rNVDA sebesar 13,38 persen.
Komposisi tersebut mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset teknologi dan pasar privat, sementara aset yang berkaitan dengan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) menjadi kelompok permintaan utama berikutnya.
Selain rCSCO dan rNVDA, token lain yang terkait ekosistem AI antara lain rDRAM dengan porsi 8,19 persen, rMU sebesar 5,65 persen, dan rMRVL sebesar 4,42 persen.
Secara kolektif, aset-aset tersebut menunjukkan berlanjutnya minat pengguna terhadap sektor jaringan, cip, memori, dan infrastruktur semikonduktor yang mendukung pengembangan ekosistem AI.
Permintaan Mulai Meluas
Di luar sektor AI, sepuluh rToken terbesar juga mencatat permintaan yang cukup kuat pada rSNDK, rTSLA, rCRCL, dan rNOK. Hal ini mengindikasikan ketertarikan investor terhadap aset yang terkait dengan penyimpanan data, kendaraan listrik, perangkat lunak, dan komunikasi.
“Hal ini menunjukkan bahwa trading rToken mulai bergerak ke beberapa kategori ekuitas dengan tingkat keyakinan tinggi, dengan akses pasar privat dan infrastruktur AI saat ini memimpin aktivitas,” imbuh Bitget.
Baca juga: OJK Ingin Terapkan Universal Banking di PFII, Bank Bisa Jalankan Bisnis Asuransi-Kripto
Akses Ekuitas AS Berbasis Kripto
rToken merupakan produk ekuitas yang ditokenisasi yang tersedia di platform Bitget. Produk ini dirancang untuk memberikan akses kepada pengguna yang memenuhi syarat terhadap sejumlah aset pilihan yang terkait dengan ekuitas Amerika Serikat melalui mekanisme perdagangan berbasis kripto.
Bitget menyatakan rToken mendukung akses pasar selama 24 jam sehari dan 7 hari seminggu serta menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjembatani likuiditas aset kripto dengan peluang investasi yang terkait dengan pasar ekuitas.
Ke depan, Bitget memperkirakan akan muncul peningkatan rotasi berbasis katalis di antara ekuitas yang ditokenisasi pada periode 2026–2027.
Seiring bertambahnya jumlah rToken yang tersedia, trader diperkirakan akan lebih aktif berpindah antar kelompok token ekuitas berdasarkan laporan keuangan, siklus produk, data makroekonomi, hingga katalis spesifik sektor. (*)
Editor: Galih Pratama


