Pon Penting
- AUM Henan Asset menembus Rp13 triliun per Mei 2026, didukung lebih dari 110 ribu investor
- Henan Asset mengelola dana lebih dari Rp13 triliun dan meraih LSEG Lipper Awards 2026
- Di tengah gejolak pasar, AUM Henan Asset mencapai Rp13 triliun dan kembali meraih penghargaan global.
Jakarta – PT Henan Putihrai Asset Management (Henan Asset) mampu menjaga pertumbuhan bisnis di tengah tekanan pasar modal Tanah Air. Hingga Mei 2026, dana kelolalaan (asset under management/AUM) Henan Asset tembus Rp13 triliun.
Berdasarkan data perusahaan, dana kelolaan Henan Asset saat ini ditopang oleh lebih dari 110 ribu investor dari berbagai segmen.
Pertumbuhan AUM tersebut diraih dengan strategi pengelolaan yang terfokus melalui hanya 15 produk investasi, mulai dari reksa dana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, saham, syariah, hingga produk berdenominasi dolar AS yang akan diluncurkan pada 2026.
Baca juga: IHSG Ambles, Dana Asing Kabur Tembus Rp67,06 Triliun
Direktur Henan Asset, Edwardus Ronald Yudianto mengatakan, pertumbuhan AUM yang konsisten selama dua dekade terakhir tidak terlepas dari kepercayaan investor yang terus meningkat.
“Kepercayaan yang telah dibangun bersama investor menjadi fondasi penting bagi perjalanan kami selama 20 tahun terakhir. Karena itu, fokus kami bukan hanya menghadirkan produk investasi, tetapi juga memastikan setiap layanan terus berkembang dan relevan dengan kebutuhan investor yang semakin dinamis,” ujar Ronald dikutip 4 Juni 2026.
Pencapaian Henan Asset diraih di tengah kondisi pasar yang tidak mudah. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga April 2026 masih terkoreksi 19,55 persen secara year-to-date (YTD).
Meski demikian, industri reksa dana nasional tetap mencatatkan ketahanan dengan nilai aktiva bersih (NAB) mencapai Rp711,89 triliun atau tumbuh 5,41 persen year to date (ytd).
Sementara, Direktur Henan Asset, Markam Halim menambahkan, di tengah kondisi pasar yang terus berubah, pihaknya percaya integritas proses investasi, disiplin pengelolaan portofolio, dan kemampuan untuk tetap adaptif menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor.
Untuk itu, kata Markam, pihaknya erus memperkuat pengelolaan investasi yang prudent dan berorientasi jangka panjang guna menjaga pertumbuhan dana kelolaan investor.
Baca juga: Aset Jumbo Danantara dan Klaim ROA Naik 300 Persen Tanpa Transparansi jadi Sorotan
“Investasi bukan hanya tentang melewati satu fase pasar, tetapi bagaimana tetap bertumbuh secara konsisten dalam perjalanan jangka panjang,” kata Markam.
Atas kinerja tersebut, Henan Asset berhasil meraih penghargaan dalam ajang LSEG Lipper Fund Awards 2026. Melalui produk Henan Ekuitas Syariah Berkah Kelas A, perusahaan berhasil meraih penghargaan kategori Best Equity Sharia Indonesia Fund over 5 Years pada universe Global Islamics.
Penghargaan ini merupakan tahun ketiga berturut-turut Henan Asset menerima pengakuan internasional dari LSEG Lipper untuk kategori reksa dana syariah. (*)


