Poin Penting
- IHSG sepakan naik 1,93 persen ke 6.525,69, dengan kapitalisasi pasar BEI meningkat 1,83 persen menjadi Rp11.449 triliun
- Saham BYAN, BBRI, BRMS, AMMN, dan BBCA menjadi lima saham penopang utama IHSG sepekan
- Volume transaksi melonjak 47,90 persen, sementara asing mencatat net buy Rp974,58 miliar, namun masih net sell Rp70,64 triliun secara YTD.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan ini, 18-21 Agustus 2026, ditutup menguat 1,93 persen ke level 6.525,69, dari posisi 6.401,88 pada pekan sebelumnya.
Sejalan dengan penguatan IHSG, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turut meningkat 1,83 persen menjadi Rp11.449 triliun, dari Rp11.243 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: FTSE Russell Depak 29 Saham RI, Ini Daftarnya
BEI mencatat terdapat lima saham yang menjadi top leaders atau saham yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penguatan IHSG sepanjang pekan ini. Antara lain:
- PT Bayan Resources Tbk (BYAN) memberikan 19,56 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 8,33 persen
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyumbang 16,05 poin ke IHSG, dengan kenaikan harga saham 3,53 persen
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) memberikan 11,16 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 12,1 persen
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menyumbang kenaikan IHSG 8,85 poin, dengan harga saham yang menguat 4,92 persen
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memberikan 8,82 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 1,57 persen.
Dari sisi aktivitas perdagangan, rata-rata volume transaksi harian BEI mencatat kenaikan tertinggi sebesar 47,90 persen menjadi 50,30 miliar lembar saham, dari 34,01 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian meningkat 5,52 persen menjadi 2,21 juta kali transaksi, dari 2,09 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun rata-rata nilai transaksi harian naik 2,36 persen menjadi Rp15,57 triliun, dari Rp15,21 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca juga: Kebijakan Fiskal Pemerintah Jadi Momentum Pemulihan Pasar Saham
Dari aktivitas investor asing, pada Jumat (21/8), investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp974,58 miliar.
Namun, sepanjang 2026, investor asing masih membukukan nilai jual bersih sebesar Rp70,64 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama


