Curah Hujan Ekstrim, Komoditas Holtikultura Jadi Penyumbang Inflasi

Curah Hujan Ekstrim, Komoditas Holtikultura Jadi Penyumbang Inflasi

Curah Hujan Ekstrim, Komoditas Holtikultura Jadi Penyumbang Inflasi
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Sepanjang tahun 2017 hingga kuartal II-2022 komoditas holtikultura sebagai penyumbang PDB Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 3,6% per tahun. Beberapa komoditas holtikultura tersebut seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

Meski begitu, Peneliti INDEF, Rizal Taufikurahman, mengatakan bahwa saat ini komoditas-komoditas tersebut menjadi salah satu penyumbang inflasi akibat dari curah hujan yang ekstrim, sehingga berpengaruh pada produksi pertanian.

“Iklim yang ekstrim ini sangat memengaruhi terhadap produksi, BPS menyebutkan bahwa komoditas cabai dan bawang merah beserta ikan menyebabkan inflasi, jadi inflasi ini tentu dorongannya bukan hanya dari dorongan konsumsi tapi produksi juga karena dipengaruhi oleh curah hujan,” ucap Rizal dalam Diskusi Publik oleh INDEF di Jakarta, 16 Desember 2022.

Kemudian, ia menjelaskan bahwa nilai ekspor dan impor tanaman holtikultura masih mengalami defisit dalam beberapa tahun terakhir. Sehingga, hal tersebut menjadi tantangan di level produksi dan diharapkan impor tersebut dapat ditekan.

Oleh karena itu, perlu adanya rekomendasi dan implikasi kebijakan untuk mengatasi hal tersebut, seperti dalam menghadapi krisis pangan global, produksi sektor pertanian khususnya pangan termasuk holtikultura ini menjadi sangat penting dan harus diperkuat tahun depan.

“Kemudian, melakukan penguatan dan peningkatan industri pengolahan berbasis komoditas pertanian, khususnya produk pangan untuk menopang dan mendukung pemenuhan kebutuhan pangan domestik selain untuk ekspor,” imbuhnya.

Lalu, perlu adanya peningkatan rekayasa genetik dan inovasi untuk benih atau bibit komoditas pertanian yang tahan dan adaptif terhadap perubahan cuaca untuk meningkatkan produksi, serta pemerintah sebaiknya merevitalisasi kebijakan bantuan benih bermutu agar kualitas dan kuantitasnya ditingkatkan. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]