Di tempat yang sama Kepala Produk Asuransi dan Pengelolaan Aset CIMB NIaga, Vera Margaret menyampaikan, pada periode pertama ini, dana repatriasi pajak di CIMB Niaga masih banyak ditempatkan di instrumen tabungan, atau belum signifikan di produk pengelolaan aset nasabah (wealth management).
“Sudah ada beberapa yang menempatkan ke produk, tapi sebagian besar stand by ke tabungan, belum ke wealth management,” kata Vera.
(Baca juga : CIMB Targetkan Bisnis Wealth Management Tumbuh 10%)
Menurut data Drektorat Pajak Kementerian Keuangan, dana repatriasi yang masuk per 19 Oktober 2016 pukul 14.00 WIB sidah mencapai Rp143 triliun, sedangkan dana tebusan Rp94,2 triliun. Sementara untuk dana deklarasi sudah mencapai Rp3.852 triliun. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More
Poin Penting BSN meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai mobile banking syariah terpadu untuk menjawab… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More