Poin Penting
- CIMB Niaga menargetkan pertumbuhan transaksi digital hingga 30 persen melalui program Ada OCTO Land di Blok M.
- OCTO Land menjadi sarana mendorong pembukaan rekening, investasi, hingga pembelian emas.
- Pengguna aktif OCTO Mobile telah mencapai 60-70 persen nasabah ritel, dengan transaksi QRIS tumbuh 29 persen.
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membidik pertumbuhan transaksi digital hingga 30 persen melalui penyelenggaraan acara “Ada OCTO Land” di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi BNGA dalam memperkuat ekosistem digital sekaligus mendekatkan layanan perbankan kepada nasabah dan pelaku UMKM.
Head of Digital Banking & Contact Center CIMB Niaga, Lusiana Saleh menjelaskan, target pertumbuhan tersebut merupakan proyeksi awal berdasarkan potensi lonjakan aktivitas nasabah, mulai dari transaksi digital hingga pembukaan berbagai produk perbankan.
“Kurang lebih sih kita expect mungkin the first few months bisa naik sampai 30 persen. Tapi again itu hanya prediksi, karena kita belum pernah melakukan ini sama sekali,” ujar Lusiana, di Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2026.
Baca juga: CIMB Niaga, BCA, dan Danamon Kucurkan Pembiayaan SLL Rp4,7 T untuk Plaza Indonesia
Menurutnya, OCTO Land tak sekadar difokuskan untuk mengerek transaksi QRIS, tetapi mendorong masyarakat memanfaatkan berbagai layanan finansial digital yang tersedia melalui ekosistem CIMB Niaga.
Dorong Pembukaan Rekening dan Investasi
Selain transaksi QRIS, pengunjung OCTO Land juga bisa mengakses beragam produk dan layanan perbankan, termasuk pembukaan tabungan, investasi dan pembelian emas.
Ia menilai, pendekatan menarik tersebut menjadi strategi anyar dalam industri perbankan lantaran mampu menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat modern.
“Program yang kami hadirkan di OCTO Land tidak hanya transaksi QRIS. Ada program pembukaan tabungan, investasi, beli emas, dan berbagai layanan finansial lainnya. Ini menjadi momen yang tepat karena masyarakat bisa mendapatkan semuanya dalam satu tempat,” katanya.
Baca juga: CIMB Niaga dan 16 Bank Danai Vale Indonesia USD750 Juta untuk Proyek Berkelanjutan
Sementara itu, Head of Marketing, Brand, and Customer Experience CIMB Niaga Amir Widjaya menambahkan, program Ada OCTO Land merupakan salah satu cara CIMB Niaga untuk hadir lebih dekat dalam keseharian masyarakat.
“Melalui Ada OCTO Land, kami ingin mengajak masyarakat untuk datang, menikmati, dan merasakan langsung serunya Blok M dengan pengalaman yang lebih praktis, menyenangkan, dan menguntungkan bersama OCTO,” terangnya.
Amir menambahkan, Blok M bukan hanya sekadar destinasi, tetapi juga ruang hidup bagi komunitas dan pelaku usaha lokal.
“Kami percaya Blok M adalah tempat di mana tren, komunitas, dan kreativitas bertemu. Melalui Ada OCTO Land, kami tidak hanya menghadirkan pengalaman seru bagi pengunjung, tetapi juga membuka peluang bagi merchant dan komunitas lokal untuk tumbuh bersama dalam ekosistem yang yang saling terhubung secara berkelanjutan,” bebernya.
Pengguna Aktif OCTO Mobile Capai 70 Persen
Berdasarkan catatan perseroan teranyar, CIMB Niaga mencatat sekitar 60-70 persen nasabah ritel merupakan pengguna aktif OCTO Mobile. Tingginya adopsi layanan digital tersebut turut mendorong pertumbuhan berbagai jenis transaksi keuangan.
Lusiana mengatakan, transaksi yang mengalami pertumbuhan paling signifikan berasal dari layanan transfer dana, BI-FAST, top up uang elektronik, pembayaran tagihan, dan QRIS.
“QRIS menjadi salah satu transaksi yang bertumbuh paling tinggi. Jika dibandingkan tahun lalu, pertumbuhannya sudah mencapai sekitar 29 persen,” ujarnya.
Baca juga: Kolaborasi CIMB Niaga-Google Cloud, Perkuat Layanan Perbankan lewat Enterprise AI Agents
Optimisme CIMB Niaga tersebut, ditopang oleh pertumbuhan pengguna OCTO Mobile yang terus melonjak pada kuartal I 2026, jumlah pengguna tercatat tumbuh 48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurutnya, tren tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap layanan perbankan digital yang praktis dan mudah diakses.
“Kami sangat optimistis karena melihat pertumbuhan yang luar biasa. Kami ingin hadir dan mendukung kebutuhan masyarakat yang semakin digital,” tandasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra


