Catatan Akhir 2025, Kemenkeu Buka-Bukaan soal Kondisi Ekonomi Indonesia
Page 2

Catatan Akhir 2025, Kemenkeu Buka-Bukaan soal Kondisi Ekonomi Indonesia


Inflasi Terkendali

Di samping itu, stabilitas harga sepanjang 2025 tetap terjaga dengan tingkat inflasi 2,92 persen (yoy). Inflasi Desember 2025 dipengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, di tengah inflasi inti yang stabil dan inflasi administered price (AP) yang relatif rendah.

Febrio menjelaskan, gangguan cuaca dan kendala distribusi mendorong naiknya inflasi volatile food hingga mencapai 6,21 persen (yoy), dipengaruhi oleh komoditas aneka cabai, beras, dan ikan segar.

Baca juga: BPS Catat Kenaikan Harga Beras dari Penggilingan hingga Eceran

Kemudian, untuk inflasi administered price tercatat sedikit meningkat menjadi 1,93 persen (yoy) yang didorong oleh kenaikan harga bensin nonsubsidi dan tarif transportasi di periode Nataru.

Sementara itu, inflasi inti tercatat stabil pada level 2,38 persen (yoy) karena naiknya harga emas perhiasan.

“Sepanjang tahun 2025, inflasi tetap berada dalam rentang sasaran nasional yang didukung oleh kebijakan intervensi harga dan pasokan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan,” pungkasnya.

Indikator Ekonomi Domestik

Febrio menambahkan, berbagai indikator ekonomi domestik juga menunjukkan perbaikan pada akhir 2025. Hingga November, Indeks Keyakinan Konsumen menguat ke level 124, sementara Indeks Penjualan Riil tumbuh 5,94 persen (yoy) didorong peningkatan penjualan makanan dan minuman serta mobilitas masyarakat.

Baca juga: Kemenkop: Koperasi Akan Aktif Pulihkan Ekonomi Sosial Daerah Bencana

Penguatan aktivitas ekonomi juga tecermin dari meningkatnya penjualan listrik sektor bisnis sebesar 6,2 persen (yoy), dengan penjualan listrik rumah tangga dan industri yang tumbuh stabil. 

“Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas serta memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi. Kebijakan fiskal diarahkan mendukung program pembangunan nasional guna memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Febrio. (*)

Editor: Yulian Saputra

Related Posts

News Update

Netizen +62