Poin Penting
- BCA Life mencatat premi lebih dari Rp2 triliun pada 2025, tertinggi dalam 12 tahun terakhir, tumbuh 32,91 persen
- Total aset BCA Life naik 39,29 persen menjadi Rp4,68 triliun, sementara investasi tumbuh 43,67 persen menjadi Rp4,31 triliun
- BCA Life membukukan laba Rp96,61 miliar dan menjaga RBC sebesar 431,20 persen, jauh di atas batas minimum regulator.
Jakarta – PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life), anak perusahaan dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA), mencatatkan kinerja keuangan solid sepanjang tahun 2025 dan berhasil membukukan pendapatan premi sebesar lebih dari Rp2 triliun, tertinggi dalam 12 tahun terakhir, dari Rp1,5 triliun pada 2024.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, perhitungan kinerja tahun 2025 dihitung dengan menggunakan standar perhitungan International Financial Reporting Standards (IFRS) 17/PSAK 117 yang diwajibkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mulai berlaku efektif di Indonesia mulai 1 Januari 2025.
Keberhasilan BCA Life meraih pendapatan premi sebesar lebih dari Rp2 triliun, tertinggi dalam 12 tahun terakhir, dari Rp1,5 triliun pada 2024, karena didukung oleh pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan strategi yang berfokus pada kebutuhan nasabah.
Di tengah penurunan pendapatan premi industri asuransi jiwa sebesar 1,8 persen, BCA Life mampu mencatatkan pertumbuhan positif pada pendapatan premi sebesar 32,91 persen, yang ditopang oleh optimalisasi kanal distribusi, khususnya melalui kemitraan bancassurance dengan BCA dan Grup BCA.
Begitu juga dengan total aset perseroan tumbuh signifikan sebesar 39,29 persen dari Rp3,36 triliun pada 2024 menjadi Rp4,68 triliun pada 2025.
Baca juga: BCA Life dan BCA Sinergi Luncurkan Produk STAR
Sementara itu, laba setelah pajak tercatat Rp96,61 miliar, dengan total pembayaran klaim dan manfaat mencapai Rp465,28 miliar sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah.
Sejalan dengan pertumbuhan kinerja tersebut, BCA Life berhasil mencatatkan lonjakan nilai investasi sebesar 43,67 persen, dari Rp3 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp4,31 triliun pada tahun 2025. Portofolio investasi perseroan didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN), yang tidak hanya menawarkan stabilitas dan risiko yang terukur, tetapi juga berperan langsung dalam mendukung pembiayaan pembangunan nasional.
Melalui penempatan yang signifikan pada SBN, BCA Life secara aktif berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus memastikan bahwa dana kelolaan nasabah ditempatkan pada instrumen yang memiliki kredibilitas tinggi dan dijamin oleh negara.
Dari sisi fundamental, BCA Life juga menjaga tingkat kesehatan keuangan yang sangat baik dengan tingkat solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) sebesar 431,20 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Secara global, RBC merupakan indikator utama dalam menilai kecukupan modal dan stabilitas finansial perusahaan asuransi dalam memenuhi kewajiban kepada pemegang polis.
Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Presiden Direktur & Chief Executive Officer (CEO) BCA Life, Eva Agrayani mengatakan, kinerja positif yang dicapai tahun 2025 mencerminkan konsistensi BCA Life dalam menjalankan strategi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
BCA Life tidak hanya berfokus pada ekspansi bisnis, tetapi juga memastikan bahwa setiap pertumbuhan didukung oleh fundamental yang kuat, manajemen risiko yang prudent, serta komitmen jangka panjang untuk melindungi nasabah.
“Memasuki 2026, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dengan terus memperkuat kapabilitas distribusi, menghadirkan produk produk baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, optimalisasi pengalaman nasabah yang terintegrasi dengan ekosistem digital, serta meningkatkan literasi dan inklusi asuransi di Indonesia,” ujar Eva Agrayani dalam keterangannya, Selasa (12/5).
Baca juga: Marak “Predatory Pricing” di Industri Asuransi, Maipark Ungkap Penyebabnya
Atas kinerja positif yang berhasil dicapai sepanjang tahun 2025, BCA Life juga sukses meraih sejumlah penghargaan bergengsi di antaranya meliputi Indonesia Digital Innovation Awards 2025 dari Warta Ekonomi atas inovasi digital dalam meningkatkan customer engagement, Infobank Insurance Award 2025 sebagai perusahaan asuransi jiwa dengan kinerja terbaik selama lima tahun berturut-turut, serta Marketeers Editor’s Choice Award untuk kategori Sustainable Sports Marketing Campaign dan Digital Wellbeing Innovation.
Selain itu, BCA Life juga memperoleh pengakuan dalam ajang Top 20 Financial Institution Awards 2025 dari The Finance, termasuk penghargaan The Finance Golden Star Award, serta meraih Best Life Insurance 2025 dan Top Digital Financial 2025 dalam Media Asuransi Insurance & Digital Financial Awards 2025.
Tidak hanya itu, BCA Life juga dianugerahi CX Maestro Award 2025 dalam ajang ICSC Award sebagai bentuk apresiasi atas keunggulan dalam pengelolaan pengalaman nasabah.
“Rangkaian penghargaan ini semakin memperkuat posisi BCA Life sebagai perusahaan asuransi jiwa yang inovatif, terpercaya, dan berdaya saing tinggi di industri,” ujarnya. (*) DW


