Jakarta–Menteri Badan Usaha Milik Negara (Menteri BUMN) Rini M. Soemarno mengungkapkan kinerja BUMN pada dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjalan positif dan terus meningkat. Bahkan tahun ini BUMN ditargetkan menghasilkan laba Rp197 triliun.
Hal itu tercermin dari angka laba bersih yang diraih oleh perusahaan-perusahaan BUMN hingga tahun 2016 mencapai Rp164 triliun atau meningkat 10 persen dari tahun 2015 lalu yang hanya mencapai Rp150 triliun.
“Kinerja BUMN kita menunjukkan peningkatanya dengan laba bersih yang mencapai Rp 164 triliun pada 2016 meningkat 10 persen dari tahun 2015, dan kita proyeksikan pada akhir tahun 2017 ini bisa mencapai Rp197 triliun,” ungkap Rini dalam sambutannya pada acara “Kinerja dan Strategi BUMN dalam Era Business Discruption” di Universitas Indonesia, Jakarta, Rabu, 3 Mei 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Ia juga menjelaskan, dari sisi pendapatan usaha mengalami kenaikan menjadi Rp1.802 triliun pada tahun 2016. Adapun pada tahun sebelumnya, total pendapatan seluruh BUMN sebesar Rp1.699 triliun. Dan diproyeksikan pada akhir tahun 2017 akan mencapai Rp2.117 triliun.
Baca juga: Tuju Holding Company, BUMN Gelar Leadership Program
Sedangkan dari sisi kontribusi yang telah diberikan BUMN sepanjang tahun 2016 tercatat mencapai Rp202 triliun dan diproyeksikan pada akhir tahun ini akan meningkat menjadi Rp 205 triliun.
Dari segi Capex, BUMN berkontribusi sebesar 3,1 persen terhadap PDB meningkat pada tahun 2015 yang hanya mencapai 2,3 persen. Rini berharap ke depan dengan strategi holding serta penguatan Nawacita Pemerintahan Presiden Jokowi dapat terus memperkuat kinerja BUMN. (*)
Editor: Paulus Yoga




