Ilustrasi: Layanan Bank Syariah Indonesia (BSI). (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2024 di Jakarta, Jumat, 16 Mei 2025. Dalam RUPST tersebut pemegang saham memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp1,05 triliun dari laba bersih tahun 2024, yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk senilai Rp7,01 triliun.
Besaran dividen tersebut setara dengan 15 persen dari total laba bersih konsolidasi atau Rp22,78 per lembar saham sebagai dividen tunai.
Baca juga: Ada Tiga Nama Calon Dirut BSI yang Mencuat Jelang RUPS, Siapa Saja?
Kemudian, sebesar 20 persen dari laba bersih atau Rp1,40 triliun disisihkan sebagai cadangan wajib Perseroan.
Sementara, sebesar Rp4,55 triliun atau 65 persen dari laba bersih Perseroan digunakan sebagai saldo laba ditahan.
Baca juga: Bos OJK Ungkap Dua Bank Syariah Baru Segera Hadir, Aset Hampir Setara BSI
Sebagai informasi, sepanjang 2024, BSI berhasil meraih laba bersih sebesar Rp7,01 triliun, tumbuh 22,83 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja pembiayaan juga mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 15,88 persen mencapai Rp278 triliun.
Dari sisi intermediasi, pembiayaan BSI tercatat melesat 15,92 persen YoY menjadi sebesar Rp277,85 triliun pada periode yang berakhir Desember 2024. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More