Poin Penting
- BSI meluncurkan Hasanah KKI Card, kartu pembiayaan syariah berbasis GPN yang terintegrasi dengan BYOND by BSI untuk transaksi QRIS
- Pada tahap awal, Hasanah KKI Card hadir secara virtual dengan limit Rp4 juta hingga Rp100 juta serta menawarkan fasilitas cicilan 0 persen
- Hingga Juli 2026, volume transaksi Hasanah Card BSI menembus lebih dari Rp1 triliun, tumbuh sekitar 5 persen secara tahunan.
Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI meluncurkan BSI Hasanah KKI Card sebagai kartu pembiayaan syariah yang memanfaatkan jaringan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dan terintegrasi dengan BYOND by BSI sebagai sumber dana transaksi QRIS.
Pada tahap awal, Hasanah KKI Card hadir dalam bentuk virtual card tanpa kartu fisik dan diposisikan sebagai kartu kedua bagi nasabah yang telah memiliki BSI Hasanah Card Reguler.
“Pada tahap awal ini, nasabah dapat mengajukan limit mulai dari Rp4 juta hingga Rp100 juta,” jelas Kemas Erwan Husainy, Direktur Retail Banking BSI dikutip 19 Agustus 2026.
Baca juga: QRIS Merchant BSI Tembus 585 Ribu hingga Juni 2026
Ada sejumlah keunggulan dari kartu tersebut. Di antaranya cicilan 0 persen yang dapat digunakan nasabah untuk menjaga cash flow secara lebih terencana sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan konsumsi, usaha, maupun kebutuhan mendesak lainnya.
Selain itu, BSI Hasanah KKI Card bisa menjadi sumber dana pembayaran QRIS, melalui BYOND by BSI nasabah dapat mengakses virtual card yang menampilkan nomor kartu dan masa berlaku kartu, memantau limit dan tagihan, mengakses riwayat transaksi, serta memperoleh notifikasi transaksi secara real time.
“Melalui Hasanah KKI Card, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan dan transaksi yang aman, mudah dan sesuai syariah. Kartu pembiayaan syariah ini adalah salah satu unique selling BSI yang memiliki kekhas-an hanya bisa digunakan di merchant halal,” ucap Kemas.
“Kami berharap produk ini dapat membantu nasabah mengelola kebutuhan finansial secara bijak, menjaga cash flow, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.
Baca juga: Pembiayaan BSI OTO Tumbuh 12,4 Persen jadi Rp6,7 Triliun di Juni 2026
Sementara itu, penetrasi kartu pembiayaan BSI Hasanah Card terus meningkat. Per Juli 2026 volume transaksi mencapai lebih dari Rp1 triliun dan tumbuh sekitar 5 persen secara year-on-year.
Pemanfaatan kartu sebagai sumber dana transaksi QRIS turut membuka peluang bagi merchant dan pelaku usaha untuk mendapatkan transaksi yang lebih luas, sehingga menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan pembayaran digital nasional. (*)
Editor: Galih Pratama


