Poin Penting
- BAZNAS dan Bank Syariah Indonesia meluncurkan fitur pembayaran kurban dan DAM Haji di BYOND by BSI secara digital dan transparan
- BSI menyebut layanan ini menyasar 164.319 calon jemaah haji 2026 yang berasal dari nasabah BSI
- Kolaborasi BAZNAS-BSI diharapkan memperkuat filantropi dan ekosistem keuangan syariah nasional.
Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Indonesia berkolaborasi dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI menghadirkan fitur ‘Menu Kurban dan Pembayaran DAM Haji’ pada aplikasi BYOND by BSI.
Inovasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah digital nasional sekaligus memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban dan pembayaran DAM Haji secara praktis, aman, transparan, dan terintegrasi dalam satu platform digital.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta menegaskan, lewat inovasi ini nasabah dapat melakukan pembayaran DAM Haji dan kurban secara cepat, praktis, dan transparan, sekaligus memantau proses pelaksanaannya mulai dari pemilihan hewan hingga distribusi kepada penerima manfaat.
“Layanan ini membuka kesempatan pada calon jemaah haji tahun ini 1447 Hijriah dengan kuota haji reguler Indonesia 2026 berjumlah 203.320 orang, di mana sekitar 83 persen merupakah jemaah haji yang berasal dari BSI sekitar 164.319 jemaah,” ucap Bob dalam keterangan resmi dikutip, 12 Mei 2026.
Baca juga: Rekam Jejak Cholil Nafis yang Diangkat Jadi Komisaris Independen BSI
Kata Bob, masyarakat tidak hanya memperoleh kemudahan dalam beribadah, tetapi juga turut berkontribusi memperluas manfaat sosial bagi masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Indonesia.
“Dana DAM dan kurban yang dihimpun akan dikelola secara amanah dan profesional untuk mendukung berbagai program peningkatan kesejahteraan umat, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan ketahanan sosial berbasis filantropi Islam,” jelas Bob.
Baca juga: Tok! BSI (BRIS) Sepakat Bagikan Dividen Rp1,51 Triliun
Selain itu, pembayaran DAM dan kurban yang dilakukan dalam mata uang rupiah juga dinilai mampu mendukung penguatan ekonomi nasional serta memperkuat peran keuangan syariah dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Smentara, Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid menyampaikan. bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh Indonesia. (*)
Editor: Galih Pratama


