News Update

BRI dan BTPN Dominasi Kepesertaan Agen Laku Pandai

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) tercatat masih bertengger sebagai bank yang memiliki agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk keuangan inklusif (Laku Pandai) terbesar dan mendominasi jumlah agen di Indonesia.

Hal tersebut tercatat berdasarkan Survei Akselerasi Jaringan Keagenan  di Indonesia yang telah dilakukan oleh Microsave. Survei dilakukan dengan mewawancarai sampel sebanyak 1.300 agen jasa keuangan digital (Laku Pandai and LKD) dari 15 provinsi di Indonesia pada bulan Juli hingga September 2017.

“Jaringan keagenan di Indonesia didominasi oleh beberapa pemain besar seperti BRI sebesar 51 persen dan Bank BTPN 29 persen. Sehingga keduanya tercatat menguasai 80 persen dari pangsa pasar rekening yang ada,” jelas Grace Retnowati selaku Direktur MicroSave Indonesia di Jakarta, Selasa 5 Desember 2017.

Grace juga mengimbau kepada seluruh pelaku lembaga jasa keuangan khususnya perbankan untuk dapat meningkatkan peran agen lakupandai guna meningkatkan angka inkusi keuangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

“Agen adalah tulang punggung dari keuangan inklusif digital sehingga sangat penting untuk membangun dan mendukung jaringan keagenan yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa hasil temuan dari survei ini akan membantu para pembuat kebijakan dan para penyedia jasa keuangan digital untuk mengidentifikasi celah/kelemahan yang ada sehingga membantu katalisasi jaringan keagenan di Indonesia,” ungkap Grace.

Layanan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangam Inklusif atau Laku Pandai sendiri merupakan salah satu program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyediakan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya, melalui penggunaan agen Bank dan teknologi informasi.

Sebagai informasi, sampai dengan saat ini, tercatat telah terdapat 23 bank penyelenggara yang telah menyelenggarakan program Laku Pandai dengan total agen sebanyak 428. 852 agen.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

6 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

12 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

12 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

13 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

23 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

24 hours ago