BPS Catat Kenaikan Harga Beras dari Penggilingan hingga Eceran

BPS Catat Kenaikan Harga Beras dari Penggilingan hingga Eceran

Poin Penting

  • Harga beras naik di semua level (penggilingan, grosir, dan eceran) pada Desember 2025.
  • Kenaikan terbesar terjadi di beras premium, naik 2,62% mtm dan 6,92% yoy.
  • Harga eceran beras mencapai Rp15.081/kg, dengan inflasi 0,18% mtm dan 3,64% yoy.

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan rata-rata harga beras naik pada seluruh tingkat, baik penggilingan, grosir, hingga eceran sepanjang Desember 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyebutkan rata-rata harga beras di penggilingan pada Desember 2025 secara total naik 1,26 persen secara bulanan (mtm) dan naik sebesar 6,38 persen secara tahunan (yoy).

Pudji menjelaskan, menurut kualitasnya, untuk beras kualitas premium mengalami kenaikan harga sebesar 2,62 persen mtm, serta naik 6,92 persen secara yoy.

“Sementara beras kualitas medium naik 0,67 persen mtm dan naik 6,72 persen secara tahunan,” jelas Pudji dalam Rilis BPS, Senin, 5 Januari 2026.

Baca juga: Kenaikan Harga Beras jadi Alarm Serius Ketahanan Pangan RI

Selain itu, beras di tingkat grosir pada Desember 2025 terjadi inflasi sebesar 0,22 persen mtm dan 5 persen yoy. Harga beras grosir menjadi sebesar Rp14.162 per kilogram, naik dibandingkan bulan sebelumnya Rp14.131 per kilogram.

Di tingkat eceran, inflasi beras terjadi sebesar 0,18 persen mtm dan mengalami inflasi 3,64 persen yoy, atau menjadi sebesar Rp15.081 per kilogram, dibandingkan November 2025 Rp15.054 per kilogram.

Baca juga: BPS: Harga Beras Selama Oktober 2025 Turun

BPS menegaskan, data harga beras tersebut merupakan rata-rata nasional yang mencakup berbagai kualitas serta seluruh wilayah di Indonesia. (*)

Editor: Yulian Saputra

Related Posts

News Update

Netizen +62