Jakarta - PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) mengumumkan bahwa Perseroan telah menunjuk PT PGN LNG Indonesia, anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), untuk menyediakan gas bumi hasil regasifikasi sebagai bahan bakar pembangkit listrik guna keperluan pengolahan feronikel di pabrik feronikel Pomalaa. Penggunaan bahan bakar gas ini akan...
News
Empat Langkah Pengembangan Ekonomi Syariah Versi BI
Jakarta - Sejalan dengan Indonesia yang merupakan negara dengan jumlah penduduk Islam terbesar di dunia, dan memiliki potensi yang sangat besar bagi pengembangan ekonomi syariah, diperlukan beberapa langkah untuk mempercepat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, di Surabaya, Jawa Timur...
SBI Valas Bakal Terbit di Bulan November
Surabaya--Guna meningkatkan suplai valuta asing (valas) di dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) valas. Namun demikian sejauh ini masih ada beberapa ketentuan dan sistem yang masih tengah disiapkan. "SBI valas belum kita luncurkan, insya Allah 2 sampai 3 minggu lagi baru bisa kita terbitkan," ujar...
Penjaminan UMKM Dibutuhkan di Banyak Negara
Tokyo--USAHA mikro, kecil dan menengah (UMKM) telah menjadi kontributor penting ekonomi banyak negara di dunia. Sebut saja Jepang, Italia, Korea selatan, India, Taiwan, Malaysia, dan tentunya Indonesia. Seperti umumnya dunia usaha, UMKM pun membutuhkan permodalan untuk lebih berkembang. Untuk mendorong pemberian kredit oleh lembaga keuangan, negara-negara tersebut mengimplementasikan sistem penjaminan...
Terseret Pelemahan Global, IHSG Dibuka Turun
Jakarta--Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 32,576 poin atau 0,7% ke 4.641,482 pada perdagangan Rabu, 28 Oktober 2015. Sementara indeks LQ 45 anjlok 4,461 poin atau 1,06% ke 417,683. Penurunan IHSG ini sejalan dengan bursa AS yang ditutup melemah semalam dan melanjutkan koreksinya dalam 2 hari berturut-turut memfaktorkan sentimen...
BI: Oktober 2015 Kembali Deflasi
Surabaya--Bank Indonesia (BI) mencatat berdasarkan survei pemantauan harga yang dilakukan sampai dengan minggu ketiga Oktober 2015, Indeks Harga Konsumen (IHK) menunjukkan deflasi sebesar 0,09%. "Estimasi harga-harga di Oktober sampai Minggu ketiga, Oktober ini deflasi 0,09% estimasi kita, sehingga year-to-date-nya (ytd) 2,15%, year-on-year (yoy) 6,24%," ujar Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo...
Penurunan Suku Bunga Kredit Belum Ikuti Deposito
Jakarta--Pelambatan perekonomian nasional memunculkan risiko kredit yang sayangnya membuat perbankan urung menurunkan suku bunga pinjamannya. "Penurunan suku bunga deposito berlanjut, sementara penurunan suku bunga kredit tertahan karena risiko kredit yang tinggi," tukas Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta, Doni P. Joewono di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2015. Pada Agustus 2015, rata-rata...
Ironis, Dalam Naungan Asap Sumatera Sumbang Deflasi
Jakata--Bank Indonesia (BI) mencatat perkembangan deflasi yang terjadi pada bulan September didukung oleh wilayah Sumatera dan Jawa. Khusus wilayah Sumatera, wilayah yang masih dilanda bencana kebakaran hutan dan menyebabkan kepulan asap yang berkepanjangan ini justru mengalami deflasi nyaris di semua provinsi kecuali Bangka belitung dan Lampung. "Secara spasial, deflasi pada...
Melirik Prospek Cadangan Devisa RI
Dengan kondisi Rupiah yang sudah stabil dan investor asing yang mulai masuk untuk membeli obligasi pemerintah, cadangan devisa diperkirakan tidak akan mengalami penurunan sampai akhir tahun. Rezkiana Nisaputra Surabaya--Cadangan devisa Indonesia yang terus mengalami penurunan karena digunakan untuk keperluan membayar utang dan melakukan operasi pasar valas ketika Rupiah mengalami pelemahan,...
Belajar Memajukan UMKM Dari Jepang
Tokyo--Jepang adalah negara yang pertumbuhan ekonominya stagnan bahkan tumbuh minus 0,10% seperti dialami tahun lalu. Populasinya juga menyusut dengan porsi penduduk berusia 65 tahun ke atas yang mencapai 25% dari total populasi 127 juta jiwa. Tetapi, negara kaya dengan pendapatan perkapita US$36.195 ini masih patut menjadi kiblat belajar negara-negara Asia...
