Jakarta--PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menjalin kerja sama dengan non-bank financial institution Korea yaitu Construction Guarantee Cooperative Korea (CG). Melalui kerja sama ini, CG berniat menyalurkan transaksi Bank Garansi under counter guarantee ke BNI untuk melayani kebutuhan perusahaan konstruksi Korea yang memiliki proyek di Indonesia. Inisiasi bisnis...
News
Panduan Investasi Sektor Ekonomi Digital Untuk BKPM
Jakarta - Urgensi mengenai perlunya pemerintah untuk mengantisipasi perkembangan sektor ekonomi digital kembali mengemuka pasca KTT APEC di Manila. Survey yang dilansir Price Waterhouse Coopers menyebutkan, kalangan pelaku usaha di Asia Pasifik meyakini perkembangan ekonomi digital di masa mendatang. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang sedang mengkoordinasikan pembahasan panduan investasi,...
Pemerintah Fokus Pada Pemerataan Pembangunan
Jakarta--Pemerintah berkomitmen untuk mewujudkan pemerataan pembangunan. Hal itu ditunjukkan dalam APBN 2016 yang tidak lagi hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi 5,3% namun juga Gini Ratio 0,39 yang merupakan indikator kesenjangan ekonomi. Deputi Pembiayaan Pembangunan Bappenas Wismana mengatakan, sejak era Pemerintahan Joko Widodo, pemerintah tak hanya menilai pertumbuhan namun pemerataan juga...
Bappebti Telah Keluarkan 15 Sanksi Terhadap Pialang Berjangka
Bandung--Kepala Biro Hukum Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Hariyati mengungkapkan pihaknya telah mengeluarkan sebanyak 15 sanksi terhadap pialang berjangka, baik yang sifatnya tertulis, hingga pencabutan izin usaha sampai dengan 18 November 2015. Sanksi-sanksi tersebut dijatuhkan Bappebti karena beberapa pelanggaran, salah satunya terkait penyalahgunaan dana terpisah milik nasabah. "Terkait penyalahgunaan...
BKPM: Investor Asing Lirik Industri Jamu Nasional
Jakarta--Industri obat tradisional (jamu) merupakan sektor potensial yang kini menjadi salah satu incaran investor asing untuk menanamkan modalnya dalam bidang usaha pengolahan dan industri obat tradisional. Kepala Badan Korodinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan, tingginya minat investor asing tersebut diindikasikan dengan adanya usulan agar bidang usaha yang berkaitan dengan...
BI: Pelemahan Rupiah Masih Wajar
Jakarta--Kembali melemahnya nilai tukar Garuda di kisaran Rp13.700-an dibanding minggu lalu yang masih di kisaran Rp13.600 per Dolar Amerika dinilai masih dalam batas wajar oleh Bank Indonesia (BI). Penyebab kembali melemahnya Rupiah menurut Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo adalah karena kondisi eksternal serta respon pasar terhadap kebijakan moneter BI....
Pameran Plastik dan Karet Kembali Digelar
Jakarta--Plastic & Rubber Indonesia 2015 akan kembali digelar pada 18-21 November 2015 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta. Ajang tersebut akan menampilkan beragam kesempatan bagi para industri plastik dan karet dari seluruh Indonesia dan negara tetangga dalam memperkenalkan teknologi terbaru, inovasi, dan memberikan solusi bagi industri Plastik dan karet. Sebagai...
Isentia Dukung Acara Anugerah Perhumas 2015
Jakarta- Perhumas bekerja sama dengan Isentia mengadakan acara Anugerah Perhumas sebagai bagian dari Konvensi Nasional Humas 2015 pada tanggal 18 November 2015 malam di Balai kota. Acara anugerah ini dibuka oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat dan kemudian diikuti kata sambutan dari ketua Perhumas, Agung Laksamana. Anugerah Perhumas...
5 Asosiasi Akselerasikan Pertumbuhan Belanja Iklan Digital di RI
Jakarta--Lima asosiasi bergabung bersama untuk menentukan standar pengukuran audiens online, yang bertujuan untuk mengakselerasi pertumbuhan belanja iklan digital di Indonesia. Kelima asosiasi tersebut merepresentasikan sebagian besar ekosistem periklanan di Indonesia. Adapun lima asosiasi yang tergabung dalam inisiatif ini adalah Association of Asia Pacific Advertising Media (AAPAM), Asosiasi Perusahaan Pengiklan Indonesia...
Sentimen Positif Domestik Sulit Bawa Rupiah ke Zona Hijau
Jakarta--Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (20/11) diperkirakan masih berada dalam tren depresiasi. Hal tersebut akibat kurang kuatnya sentimen positif dalam negeri untuk mengeluarkan rupiah dari zona merahnya. Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam risetnya di...
