Jakarta--Presiden Joko Widodo menerima kedatangan 1.100 duta sipil Jepang semalam (23 November 2015). Kunjungan tersebut menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan mitra terpenting bagi Jepang. Dalam delegasi yang dipimpin oleh Ketua Liga Parlemen Indonesia-Jepang, Toshihiro Nikai, hadir pula Menteri Ekonomi Perdagangan dan...
News
Minim Sentimen Positif, IHSG Dibuka Turun Tipis
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun tipis 5.361 poin atau 0,12% ke level 4,535.705 pada perdagangan Selasa, 24 November 2015. Sedangkan Indeks LQ45 juga turun tipis 1.444 poin atau 0,18% ke level 779.104. Belum maraknya sentimen positif yang dapat menggerakan pasar. jadi pemicu indeks pagi ini kurang...
OJK Tegaskan Perbankan Syariah Bisa Lakukan Hedging
Jakarta--Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa perbankan syariah dapat melakukan transaksi lindung nilai atau hedging. Penegasan ini untuk menutup keraguan para perbankan syariah dalam melakukan transaksi hedging. Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK, Mulya E. Siregar menegaskan, bahwa transaksi hedging perbankan syariah telah diatur oleh Bank Indonesia (BI) sebelum pengawasan...
Suku Bunga AS Naik, Pasar Obligasi Sedikit Terganggu
Jakarta--Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA) mengungkapkan, kenaikan suku bunga Federal Reserve AS berpotensi memicu pelarian modal asing keluar dari pasar obligasi domestik. Kendati demikian kata Direktur IBPA, Wahyu Trenggono, potensi capital reversal di 2016 tersebut tidak akan memberikan guncangan yang signifikan bagi pasar obligasi di dalam negeri. "Kalau ada kenaikan...
Pegadaian Perkirakan Capai 95% Target
Jakarta--PT Pegadaian memperkirakan hanya dapat mencapai 95% dari target pembiayaan tahun ini. Tahun ini Pegadaian menargetkan pembiayaan Rp32,7 triliun. Sementara per September bisnis gadai Pegadaian baru mencapai Rp30,6 triliun. "Target Desember Rp32,7 triliun jadi baru 92,5%," kata Direktur Utama Pegadaian Riswinandi di Jakarta Senin 23 November 2015. Dia mengatakan, tahun...
Tak Jadi Diambil MNC, Bank Pundi Merapat ke Banten
Jakarta--Rencana aksi korporasi MNC Kapital mengakuisisi PT Bank Pundi Tbk ternyata batal. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nelson Tampubolon di Jakarta, Senin 23 November 2015. Menurutnya, Bank Pundi justru akan dicaplok oleh Pemerintah Provinsi Banten. "MNC sempat bantu dari sisi ini, tapi mungkin...
OJK Jadikan GCG Dasar Remunerasi Bankir
Jakarta--Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku berencana untuk merevisi kembali aturan remunerasi atau imbalan penghasilan yang diterima direksi dan komisaris perbankan. Pasalnya, sampai saat ini aturan tersebut masih dalam Rancangan Peraturan OJK (RPOJK). Penataan ulang pada aturan remunerasi ini, bertujuan untuk meningkatan tata kelola korporasi yang baik (good corporate governance/GCG). Selain...
Peredaran Uang Palsu Naik, BI Temukan 273.223 Lembar
Jakarta--Kendati Bank Indonesia (BI) terus berupaya untuk menjaga peredaran uang palsu Rupiah, namun hingga kini BI masih menemukan peredaran uang palsu yang tersebar di Tanah Air dan jumlahnya pun meningkat pada 2015 ini. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi mengaku, sampai dengan Oktober 2015, BI menemukan sebanyak 273.223...
Terpukul Aksi Ambil Untung, IHSG Ditutup Melemah
Jakarta--Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 20,27 poin atau 0,44% ke level 4.541,07 pada perdagangan Senin, 23 November 2015. Sementara indeks LQ45 memah 6,90 poin atau 0,88% ke posisi 780,55. Aksi ambil untung investor terhadap saham unggulan jadi pemicu posisi indeks yang semula bergerak di zona hijau, runtuh ke...
Wow, Uang Palsu Dibikin Pakai Printer
Jakarta--Bank Indonesia (BI) terus mendorong masyarakat untuk bisa membedakan mana uang palsu dan uang asli. Untuk bisa mengenal uang palsu, BI menyarankan agar masyarakat bisa membedakannya dengan cara 3D, yakni dilihat, diraba dan diterawang. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi mengatakan, pembuatan uang palsu Rupiah, sampai saat ini masih...
