Pertanggungan Rp 100 Juta di Hari Guru – Direktur Sinarmas MSIG Life, Naoki Takeda (batik biru), menyerahkan bantuan Personal Accident Sinarmas MSIG Life (PAS) secara simbolis kepada perwakilan tenaga pengajar dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional di Jakarta,Kamis 26 November 2015. Inisiasi ini merupakan wujud keberlanjutan komitmen kepedulian Sinarmas MSIG...
News
Disuntik Modal, BSM Berstatus BUKU III
Jakarta--PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mendapat suntikan modal sebesar Rp500 miliar dari Bank Mandiri. Penambahan modal kepada perseroan berlangsung pada hari Rabu 25 November sehingga BSM resmi sebagai bank syariah pertama yang masuk kategori Buku III. Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Agus Sudiarto mengungkap akan menggunakan tambahan modal untuk menopang...
IHSG Kembali Ditutup Naik 11 Poin
Jakarta--Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 11,511 poin atau 0,25% ke level 4.597,057 pada perdagangan Kamis, 26 November 2015. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat 4,875 poin atau 0,62% ke level 795.175. Penguatan ini didorong aksi beli investor terhadap saham-saham unggulan, khususnya sektor industri dasar. Berdasarkan pantauan perdagangan sore hari...
Kontraproduktif, Menperin Sayangkan Aksi Demo Buruh
Jakarta--Pada 24 hingga 27 November 2015, para buruh melakukan aksi mogok nasional di berbagai wilayah di Indonesia. Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin menyayangkan sikap para buruh dan menganggap para buruh bertindak egois. Dia mengungkapkan, para buruh yang melakukan demo, dianggap hanya mementingkan kepentingannya sendiri dan kelompoknya saat melakukan aksi mogok...
Adira Insurance Catat Kenaikan Premi Properti 36%
Jakarta--PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) mencatat kenaikan premi bruto bisnis asuransi properti sebesar 36% dari Rp114 miliar menjadi Rp155 miliar sepanjang Januari hingga Oktober 2015. Kontribusi premi bruto asuransi properti terhadap keseluruhan premi bruto non-kendaraan bermotor adalah 21%. Sementara, komposisi premi bruto asuransi non-kendaraan bermotor dibanding asuransi kendaraan bermotor...
Pemerintah Yakin Kalahkan Pariwisata Malaysia dan Thailand
Jakarta--Peringkat sektor pariwisata Indonesia masih berada di posisi 50 atau jauh di bawah sektor pariwisata Malaysia yang berada di posisi 25 dan Thailand di posisi 35. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku, akan membenahi sektor pariwisata agar dapat berkembang. Dia meyakini, jika sektor pariwisata Indonesia berkembang, maka peringkat sektor pariwisata Indonesia...
BI Nilai Wajar Yuan Jadi Mata Uang Global
Jakarta--Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI) Mirza Adityaswara menilai wajar jika mata uang China, Yuan menjadi mata uang global kelima dalam keranjang mata uang patokan yang diusulkan International Monetary Fund (IMF). Meski menurutnya untuk mencapai tahap itu dibutuhkan tahapan panjang. Pasalnya, ekonomi China merupakan terbesar yang kedua di dunia. Jika...
Bima Finance Tawarkan Kupon Obligasi Maksimal 14,5%
Jakarta--PT Bima Multi Finance (Bima Finance) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I 2015 sebanyak-banyaknya Rp150 miliar dengan kupon berkisar 13-14,5%. Pada penerbitan obligasi ini, Bima Finance menunjuk PT Trimegah Securities Tbk dan PT Victoria Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. "Obligasi untuk Seri A bertenor 370 hari bunganya berkisar...
Sentuh Debitor ke-600 Ribu, Penyaluran KUR BRI Capai Rp10 Triliun
Makassar--PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sudah sebesar Rp10 triliun. Perseroan menyerahkan fasilitas KUR BRI kepada debitor yang ke 600 ribu pada hari ini. "Rata-rata setiap harinya Bank BRI merealisasikan KUR untuk 10.000 debitor. Angka ini merupakan prestasi tertinggi yang pernah dicapai oleh...
Isu Fed Rate Jadi Alasan BI Tahan Suku Bunga
Jakarta--Guna mendorong sektor riil, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta agar Bank Indonesia (BI) dapat menurunkan suku bunganya (BI Rate) dari level 7,5%. Namun, Gubernur BI, Agus D.W. Martowardojo masih kekeuh menahan BI Rate di level 7,5%. Agus beralasan, masih ditahannya BI Rate di level tersebut, lantaran kondisi perekonomian global...
