Jakarta--Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) siap mendukung dan mengawal sektor properti untuk terus tumbuh berkembang. Caranya dengan terus melakukan konsolidasi, meningkatkan pedoman kerja dan standarisasi dari profesi penilai publik. Ketua Umum MAPPI, Hamid Yusuf sendiri tak menampik, saat ini tak sedikit penilai properti yang masih nakal. Bahkan pemalsuan penilaian tidak...
News
Aturan LTV Picu Kenaikan Kredit In House
Jakarta--Ketentuan Bank Indonesia soal Loan To Value (LTV) memicu peningkatan pembelian rumah secara kredit in house. Hal tersebut diungkapkan Direktur Ciputra Development sekaligus Pengurus Real Estat Indonesia (REI) Meiko Handoyo. Meiko mengatakan di Ciputra Development, pembelian rumah secara in house melonjak pada 2014, dari sebelumnya Rp3,8 triliun pada 2013 menjadi...
Sigit Pramono: Sang Inisiator Jazz Gunung
Indonesia merupakan negeri yang indah dan kaya akan keindahan alam. Sayangnya, belum semua kekayaan alam dan budaya Indonesia ter-explore dengan baik. Hal itu pula yang terlintas di pikiran Sigit Pramono, Ketua Umum Perbanas. Menurut mantan Eksekutif di sejumlah bank ini, negeri ini akan lebih baik jika lebih banyak lagi pengusaha...
Sigit Pramono: Sang Inisiator Jazz Gunung – Part 1
Beliau adalah sedikit dari banker yang memiliki darah seni yang kental. Tak sekedar menikmati seni , Sigit mampu mengkolaborasi kecintaannya pada seni dengan melestarikan kekayaan budaya Indonesia, sehingga terlahirlah Jazz Gunung. Konsep Jazz Gunung yang digelar di Pegunungan Bromo menjadi salah satu karya masterpiece di bidang seni dan budaya.
Tak Ada Yang Awasi, Harga Properti Tumbuh Cepat
Jakarta--Belum adanya standar maupun regulasi di industri properti, telah membuat harga properti di Indonesia tumbuh terlalu cepat. Harga yang terlalu tinggi ini membuat masyarakat kelas menengah ke bawah tak sanggup membeli rumah lantaran harga properti yang bebas bergerak. Demikian Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Ketua Bidang Pengkajian dan Pengembangan Perbanas,...
Permasalahan Pajak Hantui Pengembang
Jakarta--Masalah pajak diberbagai negara seringkali menjadi sebuah problema bagi industri, tidak hanya di luar, tetapi juga di Indonesia. Sehingga tidak sedikit pula, banyak pelaku industri baik perorangan maupun kelompok yang menggepleng pajak atau menghindar wajib pajak karena pajak yang dibebankan terlalu besar atau dianggap tidak sesuai. Hal itu tidak terjadi...
REI: Sektor Properti Jangan Dicurigai
Jakarta--Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy meminta agar sektor properti tidak dicurigai secara berlebihan. Sektor properti justru menurutnya adalah pendorong pertumbuhan ekonomi. "Properti satu indikasi yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi maka jangan terlalu dicurigai, sektor ini harus betul-betul mendapatkan dukungan semua pihak," kata Eddy dalam acara Property...
Toyota Siap Investasi Rp5,4 Triliun di 2016
Nagoya--Grup Toyota Motor Corporation (TMC) terus meningkatkan realisasi investasi di Indonesia. Tahun ini, Toyota berencana menanamkan modal sebesar Rp5,4 triliun. Langkah ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap iklim investasi dan prospek industri otomotif di Indonesia. Demikian pernyataan itu disampaikan oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam keterangannya di Nagoya, Jepang, Kamis,...
Bulan Depan, BI Rate Diprediksi Kembali Turun
Jakarta--Bank Indonesia (BI) diperkirakan akan kembali menurunkan suku bunga acuannya (BI Rate), setelah kemarin (19/2) bank sentral dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG-BI) memutuskan untuk menurunkan BI rate sebesar 0,25% menjadi 7%. Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Chief Market Analyst Forextime, Jameel Ahmad dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 19 Februari 2016....
Dongkrak Sektor Properti, REI Tunggu Gebrakan Tax Amnesty
Jakarta--Real Estat Indonesia (REI) sangat berharap kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak cepat disahkan. Hal ini dinilai dapat mendorong sektor properti bisa kembali bergairah. Bendahara Umum Real Estat Indnesia, Tulus Santoso sendiri menilai nuansa krisis sektor properti sudah mulai terasa di 2014. Sehinga para pelaku kini sangat membutuhan stimulus-stimulus yang...
