News Update

BI Yakin Kredit Produktif Membaik di 2017

Jakarta–Bank Indonesia (BI) menilai, melambatnya penyaluran kredit produktif oleh perbankan diperkirakan akan membaik tahun depan. Melambatnya kredit produktif terjadi dikarenakan sejumlah perusahaan menunda ekspansi bisnisnya di tahun ini lantaran perlambatan ekonomi yang terjadi. Hal tersebut telah berimbas pada melemahnya permintaan Kredit Modal Kerja (KMK) dan kredit investasi (KI) yang disediakan perbankan.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI) pada Agustus 2016, penyaluran kredit produktif, yakni KMK dan KI tercatat masing-masing sebesar Rp1.933,7 triliun dan Rp1.050,9 triliun. KMK dan KI tumbuh 4,5% dan 9,5% secara tahunan, tapi melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang naik sebesar 5,8% dan 10,4% secara tahunan.

Namun demikian, menurut Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, Bank Sentral meyakini kredit produktif yang disalurkan perbankan, baik di KMK maupun KI akan mengalami perbaikan, yang sejalan dengan proyeksi Bank Sentral bahwa perekonomian nasional akan membaik pada 2017. Hal ini tentu bakal meningkatkan permintaan kredit.

“Begini, ini kan kalau BI membuat estimasi mengenai pertumbuhan ekonomi di 2017 yang mana estimasinya lebih baik dari 2016, pemerintah pun begitu. Jadi kalau kredit tahun depan dipastikan bakal lebih baik,” ujar Mirza, di Gedung BI, Jakarta, Jumat, 7 Oktober 2016. (Selanjutanya : Program Tax Amnesty Picu Perbaikan Kredit…)

Page: 1 2 3

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Demutualisasi Bursa Efek Indonesia, Kudeta “Tak Berdarah” Tiga Komisioner OJK Mundur Terhormat

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank TIGA komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri.… Read More

4 hours ago

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

9 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

10 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

11 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

11 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

13 hours ago