Pemegang saham mencari bankir profesional yang mereka percaya akan mampu menyelesaikan krisis di PermataBank. Pilihan jatuh kepada Ridha D.M. Wirakusumah, mantan Citibanker yang memiliki jam terbang di 10 negara Asia. Ridha berpengalaman di bidang korporasi maupun ritel, dan berpengalaman membereskan Bank Internasional Indonesia (BII) Maybank selama tiga tahun sampai dengan 2010.
Setelah tiga bulan merayu Ridha, Astra dan SCB menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pertengahan Desember 2016 dan berhasil mengangkat Ridha sebagai nakhoda baru PermataBank.
Ridha langsung membereskan wholesale banking, yang menjadi sumber penyebab naiknya NPL. Sebanyak 16 orang pejabat pemasaran di wholesale banking PermataBank pun dipecat. RUPSLB kemudian menunjuk Darwin Wibowo dan Lea Setianti Kusumawijaya sebagai direktur menggantikan Sandeep Kumar Jain dan Anita Siswadi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More
Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More
Poin Penting Sempat terkoreksi 5,15 persen ke Rp1.115 saat IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, saham… Read More
Melalui kehadiran booth ini, BCA Syariah memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah, yaitu mobile… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group PERTUMBUHAN ekonomi kuartal IV tahun 2025 sebesar… Read More