Poin Penting
- IHSG menguat 0,64 persen sepanjang pekan 27–31 Juli 2026.
- BBRI menjadi kontributor terbesar terhadap penguatan IHSG.
- Aktivitas perdagangan melemah, sementara investor asing masih mencatat aksi jual bersih.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan 27-31 Juli 2026 ditutup menguat sebanyak 0,64 persen pada level 6.236,12 dari posisi 6.196,43 pada pekan sebelumnya.
Penguatan juga terjadi pada kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ikut mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen menjadi Rp10.923 triliun dari Rp10.870 triliun pada pekan lalu.
Baca juga: IHSG Sepekan Naik 0,64 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.923 Triliun
Dengan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top leaders atau saham yang mendorong penguatan IHSG pada pekan ini, antara lain:
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memberikan 11,68 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 2,7 persen
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyumbang 5,80 poin ke IHSG, dengan kenaikan harga saham 5,73 persen
- PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) memberikan 4,96 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 9,55 persen
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyumbang kenaikan IHSG 4,90 poin, dengan harga saham yang menguat 1,45 persen
- PT Astra International Tbk (ASII) memberikan 4,89 poin ke IHSG, dengan peningkatan harga saham 2,41 persen.
Meski demikian, untuk rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan yaitu sebesar 21,86 persen menjadi Rp15,44 triliun dari Rp19,76 triliun pada pekan sebelumnya.
Kemudian untuk rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami perubahan sebesar 31,23 persen menjadi 30,04 miliar lembar saham dari 43,68 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Ditutup Naik 0,80 Persen ke 6.236 pada Akhir Juli, Hampir Seluruh Sektor Menguat
Lalu dari sisi rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami perubahan sebesar 31,88 persen menjadi 1,82 juta kali transaksi dari 2,67 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun investor asing Jumat lalu (31/7) mencatatkan nilai jual bersih Rp250,58 miliar dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp72,98 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


