Poin Penting
- BEI melakukan evaluasi indeks LQ45, IDX30, IDX80, BISNIS-27, MNC36, SMINFRA18, dan IDXESGL yang berlaku efektif 4 Mei–31 Juli 2026
- Perubahan signifikan terjadi di LQ45 dan IDX80, dengan sejumlah emiten baru masuk seperti CUAN, DEWA, ESSA, HRTA, WIFI (LQ45) serta BKSL, CBDK, DEWA, GGRM, TPIA (IDX80)
- BEI juga menyesuaikan kriteria evaluasi indeks dengan tambahan syarat free float, hari transaksi, dan pengecualian saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC).
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan evaluasi indeks untuk LQ45, IDX30, IDX80, BISNIS-27, MNC36, SMINFRA18, dan IDXESGL.
Dalam pengumuman tersebut, BEI mengungkapkan bahwa hasil dari evaluasi sejumlah indeks itu akan efektif mulai dari 4 Mei hingga 31 Juli 2026.
Untuk indeks LQ45, terdapat lima perusahaan tercatat yang baru masuk, di antaranya PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Baca juga: BEI Rangkum 5 Saham Ini jadi Pemberat IHSG dalam Sepekan
Sementara itu, lima emiten yang keluar dari indeks LQ45 adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL).
Lalu, untuk indeks IDX30 masing-masing hanya terdapat satu indeks baru dan keluar, yakni PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dan PT Indosat Tbk (ISAT).
Selanjutnya, untuk indeks IDX80 terdapat lima emiten yang baru dan dikeluarkan dari indeks. Emiten yang baru masuk ke dalam IDX80, antara lain PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), DEWA, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
Sedangkan untuk saham yang keluar dari indeks IDX80, yakni BREN, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), DSSA, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), dan NCKL.
Adapun, untuk indeks BISNIS-27 terdapat delapan perusahaan baru dan keluar, lalu untuk indeks MNC36 masing-masing ada empat saham yang baru dan keluar, dalam indeks SMINFRA18 terdapat tiga perusahaan yang baru dan keluar, serta indeks IDXESGL ada empat emiten yang masuk dan keluar.
Sebagai informasi, BEI sebelumnya telah mengumumkan penyesuaian kriteria evaluasi indeks untuk IDX30, LQ45, dan IDX80 pada Selasa (21/4) melalui pengumuman BEI nomor Peng-00065/BEI.POP/04-2026 perihal Penyesuaian Kriteria Evaluasi Indeks IDX30, LQ45, dan IDX80.
Penyesuaian tersebut akan berlaku efektif mulai 4 Mei 2026 yang bertujuan menjaga indeks tetap relevan dan mencerminkan dinamika pasar modal terkini.
Baca juga: Saatnya Masyarakat Diversifikasi Aset di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Penyesuaian dilakukan dengan penambahan kriteria, yaitu mencakup minimum free float, jumlah hari transaksi, dan ketentuan saham yang masuk dalam Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC).
Dengan penambahan pengecualian Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau HSC dalam indeks IDX30, LQ45, dan IDX80 maka hal itu berdampak pada emiten BREN dan DSSA sebagai saham yang masuk ke dalam HSC. (*)
Editor: Galih Pratama








