Poi Penting
- BEI membukukan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah sebesar Rp1,07 triliun pada 2025, naik 59,4 persen didorong kenaikan pendapatan 29,8 persen
- Aset BEI tumbuh 32 persen menjadi Rp14,78 triliun dan ekuitas naik 14 persen menjadi Rp9,45 triliun, mencerminkan penguatan permodalan
- Ekosistem pasar modal terus berkembang dengan jumlah investor mencapai 20,3 juta, pengguna IDX Mobile 463 ribu, dan 1.015 Galeri Investasi hingga akhir 2025.
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (29/6) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam rapat ini, BEI yang memaparkan kinerja keuangan di sepanjang 2025.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan tahun lalu BEI berhasil mencetak laba bersih tertinggi dalam sejarah, yakni Rp1,07 triliun atau mengalami pertumbuhan 59,4 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp673 miliar.
Torehan laba tersebut tak lepas dari pendapatan BEI yang mengalami kenaikan 29,8 persen selama 2025. BEI juga tetap menjaga kenaikan beban di level 17,1 persen.
Baca juga: OJK Tetapkan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Susunan Lengkapnya
Selanjutnya, BEI juga mencatatkan pertumbuhan aset 32 persen menjadi Rp14,78 triliun dan ekuitas tumbuh 14 persen menjadi Rp9,45 triliun di sepanjang 2025.
“Pertumbuhan ini mencerminkan komitmen dan kemampuan perseroan untuk menghasilkan nilai tambah secara berkelanjutan dan menjaga ketahanan permodalan perseroan,” ucap Jeffrey dalam Konferensi Pers di Jakarta, 29 Juni 2026.
Lebih jauh dia menjelaskan total pendapatan BEI dikontribusikan oleh kegiatan terkait transaksi di pasar modal dan tetap berupaya untuk menjaga pertumbuhan dari pendapatan lainnya. Ini tercermin dari kenaikan pendapatan tidak terkait transaksi sebesar 14,6 persen dan pendapatan lainnya sebesar 17 persen.
Baca juga: BEI Catat 5 Saham Ini jadi Pemicu Melemahnya IHSG Sepekan
BEI juga mencatat perkembangan ekosistem pasar modal Indonesia yang telah mencapai 20,3 juta investor pasar modal tahun lalu atau mengalami pertumbuhan 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara, jumlah pengguna IDX Mobile tercatat juga mengalami kenaikan menjadi 463 ribu. Selanjutnya, BEI telah melakukan lebih dari 49 ribu kegiatan edukasi, serta bertambahnya jumlah galeri investasi menjadi 1.015 galeri yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. (*)
Editor: Galih Pratama


