Poin Penting
- IHSG melemah 0,12 persen selama perdagangan 10–14 Agustus 2026 dan ditutup di level 6.401,88.
- Saham ASII menjadi pemberat terbesar IHSG dengan kontribusi penurunan 13,03 poin.
- TLKM, IMPC, BMRI, dan AMMN juga masuk lima saham dengan kontribusi pelemahan terbesar.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini 10-14 Agustus 2026 ditutup melemah 0,12 persen ke level 6.401,88 dari posisi 6.409,65 pada pekan sebelumnya.
Meski demikian, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) justru mengalami peningkatan sebanyak 0,28 persen menjadi Rp11.243 triliun dari Rp11.212 triliun pada pekan lalu.
Baca juga: IHSG Melemah 0,12 Persen Sepekan, Transaksi Harian BEI Susut Jadi Rp15,21 Triliun
ASII Jadi Pemberat Terbesar IHSG
Dengan pergerakan tersebut, BEI telah merangkum lima saham yang menjadi top laggards atau saham yang mendorong penguatan IHSG di pekan ini, antara lain:
- PT Astra International Tbk (ASII) menyumbang penurunan tertinggi sebesar 13,03 poin ke IHSG, dengan harga saham yang melemah 6,27 persen
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyumbang sebanyak 8,30 poin ke pelemahan IHSG, dengan harga saham yang turun 3,32 persen
- PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) menyumbang penurunan sebanyak 5,72 poin ke IHSG, dengan harga saham yang merosot 11,91 persen
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menyumbang pelemahan sebanyak 5,71 poin ke IHSG, dengan harga saham yang turun 1,65 persen
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memberikan 5,48 poin ke penurunan IHSG dan harga sahamnya melemah sebanyak 2,95 persen.
Nilai dan Frekuensi Transaksi Turut Menurun
Lalu dari sisi rata-rata nilai transaksi harian turut mengalami penurunan sebesar 1,07 persen menjadi Rp15,21 triliun dari Rp15,38 triliun pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami perubahan sebesar 14,86 persen menjadi 34,01 miliar lembar saham dari 39,95 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Baca juga: IHSG Melesat 1,59 Persen ke Level 6.401 usai Pidato Kenegaraan Prabowo
Kemudian untuk rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami koreksi sebesar 9,67 persen menjadi 2,09 juta kali transaksi dari 2,32 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Adapun investor asing Jumat lalu (14/8) mencatatkan nilai jual bersih Rp1,03 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp72,873 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


