Jakarta–PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyerahkan Beasiswa Bakti BCA kepada mahasiswa berprestasi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) senilai Rp250 juta.
Beasiswa ini sebagai wujud nyata komitmen BCA untuk mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia di Indonesia, yang memerlukan dukungan finansial untuk dapat secara optimal menuntut ilmu di Perguruan Tinggi Negeri, salah satunya Institut Pertanian Bogor.
“BCA percaya bahwa mahasiswa berprestasi memiliki potensi luar biasa yang harus kita dukung pengembangannya. Apalagu mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dipersiapkan kemampuannya secara matang dalam rangka memasuki dunia kerja yang kompetitif, khususnya menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” kita Kepala BCA Kantor Wilayah IX Herwandi Kuswanto di Jakarta, Jumat, 16 Desember 2016.
Beasiswa Bakti BCA sendiri sudah hadir sejak tahun 1999 sebagai bentuk dukungan BCA terhadap mahasiswa berprestasi yang membutuhkan dukungan secara finansial untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikannya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Tercatat pada tahun 2014 dana dialokasikan untuk program Beasiswa Bakti BCA senilai Rp3,8 Miliar dan diserahkan kepada 16 perguruan tinggi negeri.
Jumlah tersebut meningkat menjadi Rp 4,1 Miliar pada tahun 2015 dan terus ditingkatkan kembali pada tahun 2016 ini yaitu Rp4,25 Miliar. Adapun jumlah mahasiswa yang menerima beasiswa pada periode tahun ajaran 2014/2015 adalah sebanyak 481 mahasiswa, 554 mahasiswa untuk periode tahun ajaran 2015/2016, serta 588 mahasiswa untuk periode tahun ajaran 2016/2017.
Dukungan yang BCA berikan kepada mahasiswa berprestasi tidak berhenti pada dukungan materiil, melainkan BCA secara aktif untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa dengan kemampuan soft skill yang dibutuhkan saat menempuh jenjang perguruan tinggi bahkan lebih lagi ketika mahasiswa nantinya memasuki dunia kerja.
Oleh karena itu, para penerima Beasiswa Bakti BCA dari Institut Pertanina Bogor juga berkesempatan uintuk mendapatkan sharing langsung dari manajemen BCA. (*)
(Baca juga: BCA Yakin Ekonomi Membaik di 2017)
Editor: Paulus Yoga


