Bank Nagari Sabet Dua Penghargaan Infobank Awards 2021

Bank Nagari Sabet Dua Penghargaan Infobank Awards 2021

Bank Nagari Sabet Dua Penghargaan Infobank Awards 2021
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Bank Pembangunan Daerah (BPD) asal Sumatera Barat, Bank Nagari kembali meraih penghargaan bergengsi Infobank Awards 2021. Tak tanggung-tanggung, bank kebanggaan masyarakat Sumatra Barat ini menyabet penghargaan dari dua kategori.

Bank Nagari mendapatkan penghargaan pada kategori modal inti Rp1 triliun sampai dengan di bawah Rp5 triliun (Buku 2) aset Rp25 triliun ke atas dan penghargaan golden trophy sebagai bank berpredikat sangat bagus selama lima tahun per Desember 2016-2020.

Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Muhamad Irsyad mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada Bank Nagari sehingga berhasil meraih dua penghargaan di Infobank Awards 2021.

Ia menambahkan, pencapaian yang diraih oleh Bank Nagari tidak lepas dari peran dan kerja dari seluruh karyawan, pegawai, jajaran Direksi, dan Komisaris serta dukungan dari seluruh Kepala Daerah di Provinsi Sumbar sehingga Bank Nagari bisa menjadi kebanggaan masyarakat Sumbar.

“Dengan penghargaan ini tentunya akan menjadi penyemangat dan motivasi bagi kami agar bisa memberikan kontribusi terhadap percepatan pemulihan dan peningkatan ekonomi masyarakat di Sumbar,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Selain itu, dengan dua penghargaan tersebut membuktikan bahwasanya apa yang telah dikerjakan dan dilakukan oleh Bank Nagari selama ini bentuk dari kesungguhan Bank Nagari dalam memberikan pelayanan perbankan terbaik bagi masyarakat Sumbar.

Pemberian Infobank Awards 2021 ini didasarkan pada rating 109 Bank 2021 yang dikeluarkan oleh Biro Riset Infobank (birI). Rating yang diolah berdasarkan kinerja tahun 2020 ini menerapkan tujuh kriteria dalam melakukan penilaian terhadap lembaga perbankan.

Ketujuh kriteria tersebut antara lain peringkat profil manajemen risiko, peringkat nilai komposit GCG, permodalan, kualitas aset, rentabilitas, likuiditas, dan efisiensi. Kriteria penilaian yang digunakan Biro Riset Infobank lebih berat daripada kriteria yang digunakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudian bila penilaian kesehatan Bank versi regulator mengacu pada profil risiko, GCG, rentabilitas, dan permodalan, maka Biro Riset Infobank menambah kriteria lainnya, yakni efisiensi dan pertumbuhan.

Chairman Infobank Institute, Eko B. Supriyanto mengatakan, penghargaan yang diterima oleh 50 bank dengan predikat “sangat bagus” ini adalah tanda atas masih tingginya kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan. Institusi perbankan perlu menjaga kepercayaan ini melalui good corporate governance dan pelayanan yang efisien.

“Kita lihat sekarang, perbankan masih menjadi pilar utama masyarakat dalam mengelola uang mereka. Institusi perbankan perlu meningkatkan integritasnya dengan penerapan GCG dan pelayanan yang semakin efisien ke depannya,” jelasnya. (*) Dicky F Maulana

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]