News Update

Bank KEB Hana dan Agung Sedayu Kerja Sama Pembiayaan Kepemilikan Properti

Jakarta — PT Bank KEB Hana Indonesia dan salah satu pengembang properti besar, Agung Sedayu Group, menyepakati kerja sama pembiayaan berupa Kredit Pemilikan Properti untuk pembelian rumah, apartemen, ruko dan rukan pada proyek yang dikembangkan oleh Agung Sedayu Group.

Penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) ini dilakukan oleh Direktur Keuangan Bank KEB Hana Park Jong Jin dan Direktur Utama Agung Sedayu Group Steven Kusumo di Club House Sedayu City Jalan Pegangsaan 2, Jakarta Utara, Selasa (23/10).

Direktur Keuangan Bank KEB Hana Park Jong Jin mengatakan, kerja sama dengan Agung Sedayu Group sejalan dengan visi Bank KEB Hana untuk menjadi The Best Customer-Focused Bank di Indonesia karena dapat menjangkau setiap lapisan masyarakat Indonesia serta mengutamakan kenyamanan nasabah.

“Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan salah satu pengembang terkemuka di Indonesia yakni Agung Sedayu Group. Kami yakin kerjasama pembiayaan yang diberikan Bank KEB Hana dapat bersaing dibandingkan perbankan lainnya dan tentunya bisa menjadi pilihan bagi konsumen dari Agung Sedayu Group,” kata Park Jong Jin di Jakarta, Selasa (23/10).

Park Jong Jin menambabkan, pada tahun ini Bank KEB Hana memberikan banyak kemudahan bagi calon nasabah pembiayaan perumahan maupun apartemen. Pada Oktober ini saja, lanjutnya, bunga KPR/KPA yang ditawarkan Bank KEB Hana sebesar 6,75 persen fixed selama 3 tahun dan 6,99 perseb fixed 5 tahun, sehingga memungkinkan nasabah untuk mendapatkan angsuran yang ringan dan terjangkau. Bunga ini berlaku untuk minimal plafon KPR/KPA sebesar Rp100 juta.

Baca juga: Bank KEB Hana Luncurkan Hana Family Card

Menurut Park, Bank KEB Hana akan terus melakukan berbagai inisiatif dan terobosan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya dengan melakukan pembiayaan perumahan maupun apartemen bagi masyarakat Indonesia. Hal ini semakin didukung perkembangan properti komersial di Indonesia yang terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Bank Indonesia, permintaan terhadap properti komersial secara tahunan pada kuartal II 2018 naik sebesar 1,98 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan 1,92 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya. Kenaikan permintaan tertinggi terjadi pada segmen apartemen yang tumbuh 8,73 persen (yoy), terutama apartemen jual di hampir seluruh wilayah.

Sementara itu Direktur Utama Agung Sedayu Group Steven Kusumo menjelaskan, kerja sama dengan Bank KEB Hana merupakan upaya strategis Agung Sedayu sebagai pengembang untuk terus memberikan pilihan yang beragam bagi konsumen mengenai pembiayaan perumahan atau apartemen.

Bagi Agung Sedayu, tawaran KPR/KPA yang diberikan Bank KEB Hana sangat menarik dan kompetitif untuk konsumen. Dia yakin KPR/KPA Bank KEB Hana banyak diminati para konsumen Agung Sedayu, terutama para ekspatriat yang menjadi penghuni di apartemen tersebut.

“Banyak sekali penghuni atau calon konsumenAgung Sedayu merupakan ekspatriat dan Bank KEB Hana terkenal sebagai perbankan asing yang terus berkembang seiring waktu. Saya yakin pilihan yang kami berikan yaitu pembiayaan Bank KEB Hana akan diminati,” tutup Steven. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Banyak Bank Rombak Manajemen, OJK Optimistis Kinerja Perbankan 2026 Lebih Baik

Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More

27 mins ago

Krisis Ekonomi Hantam Iran, Nilai Tukar Rial Ambruk

Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More

42 mins ago

Kasus Pajak PT Wanatiara Persada Terbongkar, KPK Sebut Negara Rugi Rp59 Miliar

Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More

52 mins ago

Kriminalisasi Kredit Macet: Wahai Bankir Himbara dan BPD, Stop Dulu Kucurkan Kredit!

Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More

58 mins ago

Intip Kekayaan Kepala Kantor Pajak Jakut Dwi Budi Iswahyu yang Kena OTT KPK

Poin Penting Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka… Read More

1 hour ago

Defisit Fiskal dan Pertumbuhan Kredit: Penyangga Rapuh PDB dari Sisi Konsumsi Masayarakat

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan STRUKTUR pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak lama menunjukkan… Read More

1 hour ago