Poin Penting
- Bank Kalsel siap meluncurkan operasional Bank Devisa setelah mengantongi izin OJK.
- Kehadiran Bank Devisa diharapkan memperluas layanan perbankan dan mendukung sektor produktif.
- Bank Kalsel menargetkan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan mencapai 8,1 persen.
Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) tengah mempersiapkan operasional Bank Devisa guna memperluas layanan perbankan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kalsel hingga 8,1 persen.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, rencana pengembangan Bank Devisa terealisasikan usai perseroan resmi mengantongi izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 31 Desember 2025.
“Untuk izin operasionalnya sudah dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, insyaallah bulan depan, bertepatan dengan Tahun Baru Islam, kami launching operasional Bank Devisa,” ujar Fachrudin dikutip Antara, Jumat, 29 Mei 2026.
Baca juga: Tata Kelola Ekspor SDA Berlaku 1 Juni, Airlangga Lapor Prabowo Bahas 2 Hal Ini
Fachrudin menjelaskan, saat peluncuran nanti, Bank Kalsel akan melakukan simulasi layanan Bank Devisa dengan mengundang media massa agar masyarakat memahami mekanisme serta manfaat layanan tersebut.
Ia optimistis kehadiran Bank Devisa akan membuka peluang lebih besar bagi Kalsel yang memiliki potensi sumber daya alam (SDA) melimpah, terutama dalam mendukung pembiayaan sektor produktif.
Menurutnya, potensi pembiayaan Bank Kalsel nantinya dapat disalurkan melalui kredit kepada koperasi dan pelaku UMKM guna memperkuat perekonomian daerah.
“Mudah-mudahan potensi daerah yang kita miliki bisa dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Banua. Target 8,1 persen, mudah-mudahan ini sejalan dengan visi misi pak gubernur,” tutupnya.
Baca juga: BNI Optimistis Kebijakan DHE SDA Perkuat Stabilitas Rupiah dan Ekonomi Nasional
Layanan Bank Devisa
Sebagai informasi, Bank Devisa merupakan bank yang memiliki izin resmi untuk melakukan transaksi perbankan dalam mata uang asing.
Layanan tersebut meliputi transfer dana ke luar negeri, penerbitan Letter of Credit (L/C), hingga layanan penukaran valuta asing. (*)
Editor: Yulian Saputra


