Poin Penting
- Bank Ganesha membukukan laba bersih Rp113,77 miliar pada semester I 2026 di tengah tantangan industri perbankan
- Total aset mencapai Rp11,13 triliun, dengan penyaluran kredit Rp5,98 triliun dan DPK Rp7,17 triliun
- Kinerja ditopang strategi pertumbuhan berkualitas, penguatan aset, dan pengelolaan likuiditas yang optimal.
Jakarta – PT Bank Ganesha Tbk (Bank Ganesha) pada semester I 2026 mencatatkan kinerja keuangan yang positif di tengah dinamika industri perbankan nasional yang masih menghadapi persaingan ketat dalam penghimpunan dana dan tantangan kondisi ekonomi global.
Melalui penerapan strategi bisnis yang berfokus pada pertumbuhan berkualitas, penguatan kualitas aset, serta pengelolaan likuiditas yang optimal, Bank Ganesha mampu menjaga kinerja yang sehat, resilien, dan berkelanjutan.
Hingga 30 Juni 2026, total aset Bank Ganesha tercatat Rp11,13 triliun. Penyaluran kredit mencapai Rp5,98 triliun, mencerminkan komitmen bank yang dipimpin Setiawan Kumala sebagai presiden direktur ini dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pembiayaan yang selektif, produktif, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent banking).
Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) berhasil dihimpun sebesar Rp7,17 triliun, didukung oleh strategi optimalisasi struktur pendanaan untuk menjaga likuiditas sekaligus meningkatkan efisiensi biaya dana.
Baca juga: Bank Ganesha Gandeng Syailendra Capital Perkuat Layanan Wealth Management
Dari sisi profitabilitas, Bank Ganesha membukukan laba bersih setelah pajak Rp113,77 miliar pada Semester I 2026. Pencapaian itu mencerminkan kemampuan bank ini dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kualitas aset, efisiensi operasional, serta pengelolaan risiko di tengah kondisi industri yang masih penuh tantangan.
Lebih jauh, kinerja positif itu didukung oleh konsistensi Bank Ganesha dalam memperkuat fundamental bisnis melalui penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), pengelolaan risiko yang efektif, serta disiplin dalam menjalankan prinsip kehati-hatian pada setiap aspek operasional.
Baca juga: Bukan Penghambat Kredit, SLIK Jadi Acuan Bank Analisis Debitur
Bank Ganesha juga terus melakukan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas nilai tambah bagi nasabah, sekaligus memperkuat daya saing di tengah perubahan kebutuhan pasar dan perkembangan industri jasa keuangan.
Dengan fundamental yang kuat, tata kelola perusahaan yang baik, serta strategi bisnis yang terarah, Bank Ganesha optimistis dapat mempertahankan kinerja positif hingga akhir tahun 2026. Bank Ganesha berkomitmen untuk terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi nasabah, pemegang saham, regulator, investor, dan seluruh pemangku kepentingan. (*) Ari Nugroho


